Wawancara Anthony Tan 2

Bila ada kemiripan dengan GO-JEK, itu hanya kebetulan

KHAS | 4 September 2015 07:47 Reporter : Arbi Sumandoyo

Merdeka.com - Layanan transportasi berbasis aplikasi di Indonesia kini kian marak. Beberapa muncul dengan layanan yang sama. Bahkan Bajaj, kini juga bisa dijamah lewat aplikasi. Persaingan bisnis di antara mereka pun mulai memanas. Mulai dari perang harga hingga berujung pada sentimen kenegaraan.

Co-Founder dan CEO GrabTaxi sekaligus Grabike, Anthony Tan mengklarifikasi hal tersebut. Menurut dia, harga murah yang GrabBike berikan merupakan promosi. Terkait adanya tudingan meniru konsep dalam bisnis dengan GO-JEK, Anthony mengatakan jika bisnis layanan transportasi yang ia kembangkan saat ini sudah dilakukan sejak 2012.

Bahkan untuk layanan aplikasi ojek sudah lebih dulu dilakukan di Vietnam. "Bila ada kemiripan sah-sah saja orang menilainya namun kami yakinkan bahwa semua ini terjadi secara kebetulan saja," kata Anthony melalui pesan elektronik.

Berikut petikan lengkap wawancara Anthony Tan kepada Arbi Sumandoyo melalui pesan elektronik soal bisnis layanan transportasi berbasis aplikasi.

Ada yang menilai, konsep anda meniru GO-JEK, apa tanggapan anda ?

Yang dapat kami sampaikan ialah sejak awal bisnis model kami adalah memanfaatkan aplikasi untuk memesan alat transportasi. GrabTaxi telah kami gulirkan sejak 2012 dengan pilihan kendaraan taxi reguler yang sudah ada di Malaysia (dikenal dengan My Teksi). Pelayanan kami kembangkan ke moda transportasi lainnya yaitu sepeda motor dan kami luncurkan pertama kali di Vietnam tahun lalu. Bila ada kemiripan sah-sah saja orang menilainya namun kami yakinkan bahwa semua ini terjadi secara kebetulan saja.

Suntikan dana anda terbilang besar, apa target Grabike ke depan ?

Kami berkomitmen untuk tujuan memperbaiki sistem transportasi yang menguntungkan masyarakat. Melebarkan sayap ke kota-kota lain menjadi salah satu target kami, tentunya selama kami dapat memenuhi regulasi yang ada. Kemudian tim riset dan pengembangan kami akan terus berupaya menciptakan solusi-solusi lain yang dapat mendukung tujuan memperbaiki sistem transportasi yang menguntungkan masyarakat.

Bagaimana anda melihat sentimen ojek pangkalan terhadap ojek aplikasi ?

Kami telah membuktikan bahwa teknologi yang kami tawarkan dapat mensejahterakan, yaitu melalui income yang bertambah yang dinikmati para mitra pengemudi. Kami mengajak pengemudi ojek pangkalan untuk bergabung seperti yang telah kami lakukan dalam acara GrabBike Kingdom baru-baru ini. Namun kami tetap menghormati bila ojek pangkalan tidak mau bergabung karena hal ini merupakan pilihan masing-masing individu.

Apa misi perusahaan anda terhadap pelayanan ?

Kami bukan perusahaan jasa angkutan ojek, tetapi kami adalah penyedia aplikasi untuk pemesanan alat transportasi. Kami sama sekali tidak memiliki armada angkutan. Para pengemudi bekerjasama dengan kami, itu sebabnya kami sebut mereka sebagai mitra pengemudi. Mitra pengemudi yang bekerjasama dengan kami harus memenuhi berbagai syarat, yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi penumpangnya. Mereka harus punya SIM mengemudikan motor. Kemudian motor yang akan digunakan harus memiliki surat legalitas. Lalu kondisi sepeda motor harus alam keadaan baik dan ini akan diperiksa secara berkala.

Bagaimana dengan pengemudi Grabike yang melanggar tata tertib mengendarai kendaraan ? Apa sangsi terberatnya ?

Untuk pelanggaran ringan akan kami skors untuk waktu tertentu dan dimasukkan ke dalam kelas pelatihan kembali. Untuk pelanggaran yang berat tentu akan kami berhentikan kemitraannya.

Kemarin pemilik GO-JEK meradang karena Grabike mematok harga di bawah pasar, bagaimana tanggapan anda ?

Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, dalam masa pengenalan ini kami memang sedang menerapkan masa promosi. Tentu masa promosi ini akan ada batas waktunya.

Selain Grabike, apakah anda akan membuat produk baru di bidang transportasi ?

Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, tim riset dan pengembangan kami akan terus berupaya menciptakan solusi-solusi lainnya yang bertujuan menciptakan sistem transportasi yang menguntungkan masyarakat.

(mdk/mtf)