Program Kartu Pra Kerja

Iseng-Iseng Latihan Kerja Pakai Duit Negara

Iseng-Iseng Latihan Kerja Pakai Duit Negara
KHAS | 1 Mei 2020 09:45 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Biasa-biasa saja perasaan Arfinda Rizky menerima sebuah sertifikat resmi berlogo Skill Academy. Dibilang resmi, karena juga dibumbui tanda tangan Adamas Belva Syah Devara selaku pemiliki aplikasi. Tapi, bukan sesuatu istimewa bagi Rizky. Walaupun harus diakui isi materi pelatihan begitu berkesan.

Pemuda 27 tahun itu terpaksa ikut program Kartu Pra Kerja. Semua karena pandemi corona. Bekerja sebagai buruh harian, tentu semakin membuat dirinya terpukul. Rizky menjadi masyarakat terdampak. Kemudian terpaksa pulang kampung ke Riau dibanding harus menderita di ibu kota.

Tiba di kampung halaman, Rizky langsung isolasi mandiri. Demi memastikan kondisinya sehat. Di masa ini, muncul untuk ikut pelatihan pra kerja. Setelah daftar, tak butuh waktu lama duit Rp1 juta cair. Beruntung dia masuk dalam gelombang pertama dalam seleksi ini.

pelatihan kerja online di ruangguru

Sertifikat pelatihan online dari Ruangguru ©2020 Merdeka.com

Masuk ke aplikasi Skill Academy, dia dengan mudah mendaftar. Dibanding para rekannya, dia cukup mulus. Kebanyakan mereka gagal akibat registrasi ulang memakai kartu tanda penduduk (KTP). Kemudian, memilih beragam menu paket pelatihan.

"Seenggaknya ya dapat hal baru lah walau tidak semua bisa kita terapkan juga," kata Rizky kepada merdeka.com, Kamis kemarin.

Pendaftaran Kartu Pra Kerja dibuka pemerintah sejak 11 April 2020. Para pendaftar Kartu Pekerja 2020, setelah dinyatakan lolos akan menerima bantuan uang untuk biaya pelatihan dan insentif sebesar Rp 3.550.000. Itu diberikan secara bertahap dalam empat bulan.

Adapun cara mendaftar Kartu Pra Kerja bisa dilakukan secara online di laman www.prakerja.go.id. Kemudian, syarat mendaftar Kartu Pra Kerja, yakni warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal.

Demi bisa lolos sebagai peserta Kartu Pra Kerja 2020, para pendaftar juga harus melewati tahap kedua, yaitu mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama lebih kurang 15 menit. Hasil kelulusan seleksi Kartu Pra Kerja gelombang I sudah sejak Jumat, 21 April 2020.

Membunuh sepi selama masa isolasi mandiri, pilihan ikut pelatihan dilakukan. Tidak ada gangguan berarti. Rizky merasa cukup nyaman dengan berbagai penjelasan didapat. Kebetulan dia mengambil kelas combo.

"Random jadi saya tidak pilih sesuai pilihan sendiri, jadi sesuai yang disediakan saja saya ambil," ungkap dia.

Salah satu tema pelatihan kebetulan ada yang sesuai, tentang buruh harian lepas. Sedangkan sisanya terpaksa diikuti walau tidak mengerti. Di antaranya, Customer service, Menangani stres kalo lagi kerja, Percakapan bahasa inggris dasar dengan konsumen, Penyiapan dana darurat di masa kritis, dan Manajemen waktu agar kerja lebih produktif.

1 dari 1 halaman

Tiap peserta yang lolos program Kartu Pra Kerja langsung mendapat uang sebesar Rp1 juta. Dana ini sudah diatur dalam sistem hanya untuk digunakan untuk pelatihan kerja. Tidak bisa dicairkan.

Setelah sertifikat pelatihan turun, para peserta akan mendapat lagi duit insentif sebesar Rp2,55 juta. Duit dari negara ini bisa dicairkan. Karena dikirim ke rekening pribadi maupun ke akun dompet digital. Bisa digunakan untuk keperluan pribadi.

Dana insentif Rp2,55 juta diberikan secara bertahap. Selama empat bulan berturut-turut, para peserta pelatihan diberikan duit Rp600 ribu per bulan. Kemudian juga ditambah insetif survei sebesar Rp150 ribu. Tiap peserta akan mendapat Rp50.000 tiap mengisi survei yang dilakukan selama tiga kali.

Di awal pendaftaran, justru kesulitan kerap terjadi di situs resmi pra kerja. Kadang eror tak bisa digunakan. Bisa pagi mati, sore baru aktif nyala kembali. Banyak rekannya juga sulit daftar. Terutama ketika untuk verifikasi data.

pelatihan kerja online di ruangguru

Eko, 38 tahun, peserta pelatihan online Kartu Pra Kerja ©2020 Merdeka.com

Terkait duit bantuan Rp1 juta, Rizky memang menggunakan banyak uangnya untuk mendapat pelatihan online. Ini sesuai arahan dari Kartu Pra Kerja. Skill Academy milik Ruangguru tentu menjadi pilihan. Duit dari negara itu kemudian dibelikan paket pelatihan.

"Yang jelas Rp1 juta pertama memang untuk pelatihan. Terserah kita untuk apa, untuk memenuhi kebutuhan soalnya pemerintah kan bilang itu sekalian untuk bantuan sosial juga," ucap dia.

Pengalaman hampir serupa, juga dialami Eko, 38 tahunn. Pria asal Jombang ini baru lolos kartu Pra Kerja gelombang II. Kesempatan ini tidak mau disiakan. Duit dari negara, segera mengambil paket Rp700 ribu. Di sana dia belajar memperdalam bahasa Inggris. Sedangkan sisa duitnya untuk keperluan memberi pekatihan lagi.

"Terserah kelasnya diselesaikan berapa hari, saya sudah tahap 60 persen. Paketnya pilih sendiri sesuai yang kita mau," kata Eko.

Nasib Eko lumayan getir. Dua anaknya sudah masuk masa sekolah dasar. Di telah 3 dan 5 SD. Keluarga kecilnya harus bertahan hidup. Harapan mengikuti pelatihan di Skil Academy dirasa diperlukan.

Semua duit diserahkan kepada peserta Program Kartu Pra Kerja semua kembali ke tangan warga. Termasuk pemilihan kelas pelatihan. Semua menjadi tanggung jawan penerima manfaat.

pelatihan kerja online di ruangguru

Pelatihan kerja online di aplikasi ruangguru ©2020 Merdeka.com

Kemudian mereka setelah semua video dilihat, setiap 1 Bab ada tes. Kalau sudah semua selesai, ada tesnya lagi. "Kebetulan saja tujuan saya ikut karena saya memang ingin bisa belajar bahasa Inggris," ucap pria asal Jombang, Jawa Timur, kepada merdeka.com.

Tidak terlalu sulit untuk mengikuti ujian di program Skill Academy. Tiap ujian bisa diulang. Karena video pelatihan yang didapat akan menjadi milik pelanggan selamanya. Sehingga mencoba melewati ujian dalam video pun sesuka hati para pelanggan. Begitu yang dirasakan Fuad, 24 tahun.

Setelah lulus kuliah, dia belum beruntung langsung kerja. Kemudian ikut mendaftar Kartu Pra Kerja. Masuk di gelombang pertama, duit langsung terkirim ke rekening akun Kartu Pra Kerja. Jumlahnya sama dengan yang lain.

Di sini Fuad justru sering mengeluhkan masalah teknis ketika pertama kali ikut pelatihan. Video diputar Skill Academy tidak bisa jalan sama sekali. Bahkan hilang sering suaranya padahal koneksi internet lancar. Kalau sudah seperti itu, harus sering hubungi customer service.

Di sini Fuad justru belu mendapat sertifikat bertanda tangan Adamas Belva, sosok milenial bekas stafsus milenial Presiden Jokowi. Kini pemuda asal Jambu ini sedang menunggu duit insentif dari pemerintah sebesar Rp600 ribu. Bila itu cair, Fuad rencananya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Kalau aku sih enggak munafik, ini untuk kebutuhan sekarang saja. Kalau yang bulan ini keluar insentifnya," kata Fuad menjelaskan.

Saat ini baru terdapat delapan mitra platform digital yang menjadi mitra pemerintah, di antaranya Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id.

(mdk/ang)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami