Langkah Bisnis Para Konglomerat Indonesia

Langkah Bisnis Para Konglomerat Indonesia
Infografis Langkah Bisnis Konglomerat Indonesia. ©2021 Merdeka.com/Grafis: Amar Choiruddin
KHAS | 1 Oktober 2021 18:35 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Para pebisnis kelas atas terus melebarkan bisnisnya. Pada masa pandemi tidak jadi halangan. Ekspansi bisnis terus dilakukan. Bisnis baru dibuka di berbagai tempat.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, pandemi memang waktu yang tepat untuk ekspansi. Sebab, selama masa pandemi terdapat perubahan model bisnis.

"Sebagai contoh ketika masyarakat di rumah, terjadi lonjakan pemakaian internet. Sektor telekomunikasi selalu tumbuh dobel digit selama puncak pandemi," kata Bhima kepada merdeka.com, Rabu (22/9).

Berdasarkan data Forbes terbaru, Bos MNC Grup, yakni Hary Tanoesoedibjo memiliki kekayaan sebesar USD1,1 miliar atau sekitar Rp15 triliun. Dengan harta itu, Hary Tanoe duduk di posisi ke-20 sebagai orang terkaya di Indonesia.

HT, begitu biasa disapa, mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dari kerajaan bisnis yang dibangunnya. HT mendirikan Grup MNC dengan tiga sektor bisnis utama, yakni media, jasa keuangan, dan properti. Baru-baru ini MNC membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido.

Sementara para pengusaha lain bermunculan saat bisnis logistik booming terdorong peningkatan belanja online. Para konglomerat juga mulai mengintip dan merangsek masuk bisnis jasa kurir dan logistik.

"Bisnis logistik menarik karena berkaitan dengan pengiriman parcel e-commerce. Kalau pengusaha tidak bergeser ke sektor yang menjanjikan akan ketinggalan gerbong," jelas Bhima.

Ada beberapa konglomerat masuk jasa logistik dalam beberapa waktu belakangan. Dari data yang dihimpun, Theodore Permadi Rachmat membangun jasa logistik Anteraja. Lalu, Prajogo Pangestu yang menyuntik Sicepat sebesar Rp704 miliar.

Peluang tak dilewatkan oleh Anthony Salim. Terbiasa mengelola bisnis ritel dan perbankan, Anthony merambah dunia jaringan internet. Bukan tanpa alasan, internet memang jadi penentu keberhasilan berbagai aktivitas selama pandemi.

Terakhir, Jerry N G sukses membuka bank berbasis digital, Bank Jago. Bank Jago dimulai pada 2020. Pembukaan bank ini jadi pendongkrak kekayaan Jerry hingga masuk dalam jajaran orang terkaya Indonesia. Bank Jago membuat kekayaannya naik 7 kali lipat dalam satu tahun. (mdk/has)

Baca juga:
Mengenal Sosok Martua Sitorus, Orang Terkaya ke-7 di Indonesia Asal Pematangsiantar
Daftar Terbaru 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes
Duitnya Tak Berseri,Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Malah 'Paksa' Penjual Roti Mau Diborong
Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak saat Pandemi, Ini Daftar 10 Teratas
18 Pengusaha Indonesia dalam Daftar Orang Terkaya Dunia 2021 Serta Sumber Kekayaannya
Potret Kedekatan Crazy Rich Surabaya dengan PKL, Ngobrol Santui Sampai Mau Teleponan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami