Infodata

Masa Depan Afghanistan di Tangan Taliban

Masa Depan Afghanistan di Tangan Taliban
Infografis Masa Depan Afghanistan di Tangan Taliban. ©2021 Merdeka.com
KHAS | 3 September 2021 07:05 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Afghanistan bakal memasuki era baru, di bawah kepemimpinan Taliban. Banyak hal bakal berubah. Baik dari sistem pemerintahan, aturan bagi masyarakat, dan lainnya.

Taliban tengah merancang pemerintahan. Dikabarkan bakal mengikuti model pemerintahan Iran. Pemimpin kelompok, Hibatullah Akhundzada akan ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Afghanistan.

Pemimpin tertinggi adalah otoritas keagamaan yang memiliki kewenangan menetapkan kebijakan, membatalkan UU, dan mengesampingkan presiden. Pemimpin Tertinggi memegang keputusan terakhir dalam setiap masalah negara.

Kehidupan sosial masyarakat Afghanistan juga mengalami perubahan setelah dipimpin Taliban. Perempuan Afghanistan akan diizinkan kuliah tapi syaratnya kelas tidak boleh gabung laki-laki dan perempuan. aliban ingin menciptakan kurikulum Islam yang bisa bersaing dengan negara-negara lain.

Taliban juga telah berjanji menghormati kemajuan hak-hak perempuan, tapi harus berdasarkan hukum syariah yang mereka interpretasikan dengan keras. Walaupun menyatakan citra Taliban yang jauh lebih toleran, musik tetap tidak akan diizinkan di dalam masyarakat.

Sejumlah negara juga mulai mendekati Taliban untuk masa depan Afghanistan. Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin salah satunya. Taliban membuka pintu dua negara untuk membantu membangun kembali Afghanistan pascaperang panjang. (mdk/noe)

Baca juga:
Cerita Penyusupan Agen BIN ke Taliban Setelah Berkuasa di Afghanistan
Aksi Demo Perempuan Afghanistan Tuntut Hak Bersekolah
Lebih dari 30 Anak Warga AS Masih Terjebak di Afghanistan
Menlu Retno: Taliban Berkomitmen Membentuk Pemerintahan Inklusif
Menlu Retno Ungkap Kesulitan Evakuasi WNI dari Afghanistan Usai Dikuasai Taliban
Aksi Pasukan Anti-Taliban di Bukit Panjshir

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami