MALANG
  1. MALANG
  2. AREMANIA
Aremania

Joko Susilo angkat suara terkait caci maki Aremania padanya

JokoSusilo mengaku bahwa dia paham dengan caci maki yang dilontarkan sekelompok Aremania menyusul kegagalan Arema FC meraih kemenangan.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 26 Maret 2018 08:10

Merdeka.com, Malang - Pelatih Arema FC, Joko 'Gethuk' Susilo mengaku bahwa dia paham dengan caci maki yang dilontarkan sekelompok Aremania menyusul kegagalan Arema FC meraih kemenangan. Dilansir dari Bola.net, Gethuk menyebut bahwa caci maki tersebut merupakan wujud ketidakpuasan penonton atas pergantian pemain, yang mereka anggap sebagai biang kegagalan meraih kemenangan.

"Mereka banyak yang tidak puas dengan pergantian yang saya buat tadi," ujar Gethuk.

"Banyak yang tidak tahu, mengapa pemain yang masih bagus diganti," sambungnya

Lebih lanjut, Gethuk mengungkap alasannya melakukan pergantian pemain pada laga ini. Dia menyebut bahwa pergantian ini bukan merupakan keinginannya, tapi merupakan sebuah keharusan.

"Pemain sendiri yang minta diganti. Bukan saya yang minta pergantian," tuturnya.

Pada laga kontra Mitra Kukar tersebut, Gethuk sempat melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Purwaka Yudhi dan memasukkan Zaenuri pada menit ke-76. Masuknya Zaenuri ini dinilai merupakan penyebab gawang Arema bobol pada menit 81 dan 87.

Dua gol tersebut membuat Arema FC yang sebelumnya unggul menjadi hanya meraih hasil imbang. Pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (24/3), mereka harus rela berbagi angka 2-2.

Hasil pertandingan ini membuat sekelompok Aremania melontarkan caci maki usai wasit Nusur Fadillah meniup peluit panjang. Dalam caci maki dan sumpah serapah, mereka mempertanyakan kemampuan Gethuk dalam meracik strategi.

Gethuk sendiri mengaku siap bertanggung jawab atas hasil yang diperoleh di laga ini. Dia juga meminta agar suporter berhenti menyalahkan pemain Arema terkait kegagalan ini.

"Pemain sudah berusaha maksimal," tandasnya.

Walau begitu, tak semua kelompok Aremania memberikan hujatan, terdapat juga kelompok Aremania lain yang memberi dukungan moral. Kelompok ini tampak memenuhi area mixed zone yang dilewati para penggawa Arema FC ketika keluar dari ruang ganti dan menuju bus.

Kelompok pendukung ini menyanyikan lagu-lagu pembakar semangat sembari memberi applaus pada tiap pemain yang lewat di area mixed zone. Para pemain pun membalas dukungan moral ini dengan melambaikan tangan pada para Aremania tersebut. Bahkan, beberapa pemain menyempatkan diri untuk bersalaman langsung dengan para Aremania.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG