MALANG
  1. MALANG
  2. AREMANIA
Timnas

Klub Liga 1 diminta kooperatif dalam melepas pemainnya ke Timnas

CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya meminta klub-klub peserta Liga 1 diminta untuk kooperatif dalam melepas pemainnya ke Timnas.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 22 Maret 2018 16:02

Merdeka.com, Malang - Klub-klub peserta Liga 1 diminta untuk ikhlas dan kooperatif dalam melepas pemainnya ke tim nasional (timnas) Indonesia untuk keperluan Piala AFF 2018. Dilansir dari Bola.net, hal ini sendiri disampaikan oleh CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya.

Kompetisi Liga 1 pada musim ini sendiri bakal tetap berjalan walau berbarengan dengan jadwal timnas di Piala AFF 2018. Liga 1 akan dimulai 23 Maret dan berakhir 2 Desember, sementara Piala AFF bakal digelar awal November hingga Desember.

Jadwal yang bentrok ini sendiri akan berpengaruh pada komposisi klub, apabila para pemainnya mendapat panggilan untuk membela timnas di Piala AFF. Terlebih, saat memasuki akhir kompetisi, klub membutuhkan skuat yang komplit untuk menentukan posisi di klasemen.

Walau begitu, Risha mengingatkan bahwa semua klub harus mau melepas pemainnya yang dipanggil timnas. Dia memastikan bahwa setiap klub maksimal hanya menyumbangkan tiga sampai empat pemain.

"AFF dan Liga 1 tidak berhenti seperti 2016. Nanti ada skema khusus untuk koordinasi dengan PSSI karena sebelum mengeluarkan jadwal kami sudah berkoordinasi dan menghitung semua jadwal yang terjadi tahun ini. Jadi siapapun yang dipanggil, klub harus melepaskan ke timnnas karena ujungnya kompetisi adalah timnas," ujar Risha.

"Kami tidak mengandai-andai, tapi kalau melihat semua kemampuan pemain muda saat ini cukup merata kalau dibandingkan dua musim lalu U-23 itu hanya dari enam klub, dan tahun 2017 itu ada 15 klub yang menyumbangkan pemainnya untuk timnas. Jadi saya percaya tidak lebih dari tiga atau maksimal empat pemain yang dipanggil, itu paling maksimal," sambungnya.

Sementara itu, Risha sendiri mengaku juga masih tidak memikirkan hukuman bagi klub yang tidak melepas pemainnya ke timnas. Dia menyebut bahwa hal ini tidak berada pada rahan LIB.

"Sanksi diserahkan kepada PSSI, kan tadi sudah dijelaskan kompetisi muaranya untuk membetuk timnas yang kuat. Tentu federasi pun aturan main FIFA juga mengatur apabila dipanggil timnas maka wajib bagi pemain mengikuti timnas," tandasnya.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG