MALANG
  1. MALANG
  2. AREMANIA
Aremania

Manajemen Arema FC sebut harapan mereka terkait kisruh masalah tiket

"Dalam sisa waktu ini, yang paling utama untuk dilakukan adalah konsolidasi. Konsolidasi antara Aremania, manajemen, dan panpel".

Oleh: Rizky Wahyu Permana 21 September 2018 17:13

Merdeka.com, Malang - Manajemen Arema FC mengungkap mengenai ludesnya tiket dan ingginya animo Aremania menyaksikan laga pekan 24 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak kontra Persebaya Surabaya, Minggu (30/9). Dilansir dari Bola.net, mereka menyebut bahwa solusi untuk masalah ini adalah konsolidasi antar seluruh stakeholder.

"Dalam sisa waktu ini, yang paling utama untuk dilakukan adalah konsolidasi. Konsolidasi antara Aremania, manajemen, dan panpel. Manajemen berharap semua animo Aremania ini bisa tertampung," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sudarmaji menyebut bahwa animo Aremania menyaksikan langsung permainan Hamka Hamzah dan kawan-kawan kala menghadapi Persebaya Surabaya sangat tinggi. Hal ini, sambung pria 42 tahun tersebut, berdampak pada over kapasitas.

"Karenanya, saya pikir semua pihak bisa ambil solusi yang bijak terhadap masalah ini," tuturnya.

Menurut Sudarmaji, panpel dan seluruh stakeholder yang berkaitan dengan tiket harus bisa mendistribusikan tiket dengan rasional dan merata. Manajemen berharap dalam satu-dua hari ini semua pihak bisa berkonsolidasi mencari solusi distribusi tiket ini.

"Konsolidasi juga untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesuksesan tim untuk bisa meraih poin pada pertandingan tersebut," ucap pria asal Banyuwangi tersebut.

Sudarmaji menyebut bahwa manajemen dan panpel tak bisa banyak berbuat mengenai distribusi tiket. Justru Aremania lah yang memiliki peran penting dalam distribusi tiket. "Kami yakin, Aremania mampu berkomunikasi dan berbagi dengan Aremania lainnya soal tiket," kata Sudarmaji.

Untuk laga melawan Persebaya, Panpel Arema FC mencetak sekitar 45 ribu lembar tiket. Selain 36 ribu tiket yang dijual melalui tiket box, sembilan ribu tiket sisanya dijual melalui koordinator wilayah (korwil) Aremania dan sejumlah mitra kerja. Selain itu, ada juga freepass. Jumlahnya sekitar 700 lembar.

Menurut Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, 45 ribu tiket yang dicetak lebih sedikit dari kapasitas stadion. Haris, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, menyebut bahwa Stadion Kanjuruhan berkapasitas 50 ribu orang.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG