MALANG
  1. MALANG
  2. AREMANIA
Aremania

PSSI pastikan akan beri sanksi ke Arema FC

PSSI memastikan akan memberikan sanksi kepada Arema FC dan panitia penyelenggara pertandingan kontra Persebaya Surabaya.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 9 Oktober 2018 11:16

Merdeka.com, Malang - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersikap tegas terhadap adanya sejumlah insiden pada laga Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya. Dilansir dari Bola.net, PSSI memastikan akan memberikan sanksi kepada Arema FC dan panitia penyelenggara pertandingan tersebut.

PSSI mengaku telah mendapat laporan ihwal terjadinya sejumlah pelanggaran kode disiplin oleh suporter Arema, yang mengganggu pelaksanaan pertandingan.

"Pada laga ini, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran. Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi referensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksinya," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

"PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola," sambungnya.

Jokdri, sapaan karib Joko Driyono, memastikan bahwa PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran. Terlebih pada pelanggaran kode disiplin."Pasca penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan. Kami juga telah mengingatkan, untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasis dan provokatif," kata Joko.

Sebelumnya, insiden pitch invasion kembali terjadi dalam laga antara Arema dan Persebaya. Kala wasit meniup peluit panjang, ratusan Aremania menghambur ke dalam lapangan. Mereka tampak terbawa suasana kemenangan yang baru saja diraih Arema. Mereka baru bubar usai polisi melepas sejumlah anjing dari unit K-9 untuk menghalau massa.

Pada jeda antar babak pun, sejumlah Aremania sempat masuk ke dalam lapangan. Mereka tampak memprovokasi pemain Persebaya yang sedang pemanasan. Ulah sejumlah oknum Aremania ini sempat memicu ketegangan dengan seorang pemain cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan. Namun, aparat keamanan mampu melerai sehingga kejadian ini tak berlanjut.

Sementara, CEO Arema FC, Iwan Budianto, memastikan timnya siap dihukum. Sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI pun, IB -sapaan karib Iwan Budianto- justru meminta Komisi Disiplin PSSI segera bersidang dan menjatuhkan hukuman bagi Arema.

"Saya pastikan, Arema tak akan melakukan banding atas apa pun hukuman yang akan diberikan nanti," tandas pria berusia 44 tahun tersebut.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG