MALANG
  1. MALANG
  2. AREMANIA
Aremania

Simon Mcmenemy akui heran atas absennya dukungan Aremania

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengaku heran dengan absennya dukungan Aremania ketika berhadapan dengan timnya.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 24 Mei 2018 12:25

Merdeka.com, Malang - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengaku heran dengan absennya dukungan Aremania ketika berhadapan dengan timnya. Dilansir dari Bola.net, dia mengaku terkejut bahwa tak banyak Aremania yang hadir pada pertandingan tersebut.

"Saya selalu kagum dengan suporter Arema. Namun, pada pertandingan ini, tim mereka mengalahkan juara bertahan empat gol tanpa balas. Sementara, stadion terisi tak sampai separuhnya," ujar McMenemy.

"Saya tak mengerti hal ini. Saya tak paham bagaimana tim yang memiliki banyak pendukung, tak mendapatkan dukungan justru ketika mereka sangat membutuhkannya," sambungnya.

Menurut McMenemy, kondisi macam ini membuatnya tak paham dengan sepakbola Indonesia. Pelatih asal Skotlandia tersebut menambahkan, Arema layak mendapat dukungan lebih baik ketimbang yang mereka dapat selama ini.

"Sangat memalukan jika mereka hanya mendapat dukungan dari segelintir suporter, seperti pada laga melawan Bhayangkara," tutur pelatih berusia 40 tahun tersebut.

Lebih lanjut, McMenemy secara kesatria mengakui keunggulan Arema pada pertandingan tersebut. Ia yakin, jika terus konsisten bermain seperti ini, Arema akan lekas meninggalkan zona merah.

"Saya rasa mereka akan segera kembali ke tempat di mana mereka seharusnya berada," tandasnya.

Sebelumnya, Bhayangkara FC harus menelan kekalahan telak pada laga pekan kesepuluh mereka di ajang Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018. Dalam pertandingan kontra Arema FC yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (22/05) ini, gawang mereka digelontor empat gol tanpa balas.

Dalam pertandingan ini, tak banyak suporter yang hadir dan memberikan dukungan langsung di Stadion. Dari catatan panitia pelaksana pertandingan, laga tersebut hanya disaksikan sejumlah 3394 orang.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG