MALANG
  1. MALANG
  2. GAYA HIDUP
Kesehatan

Ibu wajib tahu, ini manfaat ASI eksklusif untuk bayi !

Sadari pentingnya ASI, Pemkab Malang resmikan Perda tentang ASI Ekslusif. Para ibu, sudah tahu alasan penting pemberian ASI untuk bayi?

Oleh: Siti Rutmawati 27 Mei 2017 15:16
Ilustrasi menyusui

Merdeka.com, Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, resmi melaunching Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Air Susu Eksklusif, Jumat (26/5). Bupati Malang, Rendra Kresna, menyebutkan bahwa Air Susu Ibu (ASI) memiliki peranan penting untuk pertumbuhan balita. Pemberian ASI selama 6 bulan pertama, kata Rendra, merupakan makanan paling sehat di masa keemasan ibu pasca melahirkan. Sehingga, dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) terkait ASI, diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi si buah hati untuk menikmati ASI ekslusif.

Peresmian Perda tersebut bukan tak beralasan. Dilansir dari Boldsky (1/8/16), bayi membutuhkan nutrisi penting untuk pertumbuhan, khususnya enam bulan pertama pasca kelahiran. Menawarkan perlindungan dari penyakit tertentu, nutrisi yang dibutuhkan bayi itu dapat diperoleh dari ASI. Pasalnya, ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Istimewanya, ASI juga mengandung protein yang dapat dengan mudah dicerna dan diserap tubuh bayi.

Lebih dari itu, ASI ternyata mampu melindungi kesehatan mental bayi. Dilansir dari Indiatimes.com, sebuah penelitian ilmiah menemukan bahwa tindakan menyusui bayi mampu memberikan manfaat positif bagi kesehatan mental anak, saat mereka beranjak remaja hingga dewasa.

Pemimpin penelitian ini, Tamsen J. Rochat dari Human Science Research Council, Durban di Afrika Selatan menuturkan bahwa menyusui bayi dengan durasi yang panjang atau memberi ASI eksklusif memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental anak di beberapa fase pertumbuhannya.

"Kami menemukan bahwa seorang anak yang diberikan ASI sedari bayi memiliki risiko rendah akan perilaku agresif yang mengganggu lingkungan dan proses belajar yang bisa berdampak buruk pada bidang self-esteem," terangnya.

Temuan ini sendiri berasal dari beberapa anak yang mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, yakni saat mereka berusia 7-11 tahun. Kemudian, perilaku mereka dibandingkan dengan anak yang semasa bayinya diberikan susu formula untuk mencukupi kebutuhan gizi mereka.

Baca juga:

(sr/sr)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG