MALANG
  1. MALANG
  2. GAYA HIDUP
Inspiratif

Perjuangan Abdullah, mahasiswa UMM asal Yaman sempat tertahan daerah konflik

Abdullah adalah salah satu mahasiswa peraih beasiswa dari Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dari Kemenristekdikti.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 11 September 2018 14:07

Merdeka.com, Malang - Semangat juang Abdullah melanjutkan mimpinya menuntut ilmu patut diacungi jempol. Ikhtiar pria asal Yaman itu berhasil mengalahkan hambatan yang mengadang di depannya.

Abdullah adalah salah satu mahasiswa peraih beasiswa dari Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia. Dia harus berjuang keras untuk sampai di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan menempuh pendidikan masternya.

Abdullah mengisahkan, untuk bisa sampai di Indonesia butuh waktu sekitar 11 hari perjalanan. Padahal dalam keadaan normal, hanya memakan waktu empat hari perjalanan.

"Saya ada permasalahan kelengkapan surat izin di daerah perbatasan Oman dan Yaman, sehingga harus menunggu," jelas Abdullah yang menempuh Program Studi Magister Manajemen UMM di Malang, Sabtu (8/9).

Selama sepekan Abdullah menanti keluarnya surat izin melewati perbatasan. Namun kesulitan itu tidak membuatnya patah semangat. Saat itu, Abdullah hanya berpikir harus ke Indonesia karena sebagian proses sudah dijalani. Meski demikian, dia sempat dilanda kebimbangan antara melanjutkan perjalanan atau kembali pulang.

"Selama satu minggu berada di perbatasan dengan suhu 40 derajat, tetapi saya tetap putuskan berangkat ke UMM," jelasnya.

Abdullah menjadi salah satu dari 7500 mahasiswa baru UMM. Dia ingin segera mendapatkan pengalaman baru seperti yang telah diperoleh teman-temannya semasa studi di Indonesia.

"Saya sangat senang berteman dengan teman-teman di Indonesia, mereka banyak mengubah saya dan saya ingin memperoleh pengalaman baru," tandasnya.

Tidak kurang dari 192 mahasiswa asing kuliah di UMM tahun 2018. Seluruh mahasiswa asing melalui beberapa program beasiswa, di antaranya Regular Mandiri, Beasiswa Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Beasiswa Darmasiswa, UMM Partial Scholarship, Learning Express (LEx), Confusius Institute, dan Internship.

Baca juga:

(rwp)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG