MALANG
  1. MALANG
  2. GAYA HIDUP
Inspiratif

Uniknya sepeda kayu Pit Kajeng buatan Malang

Sepeda kayu dengan bentuk chopper buatan Malang ini terinspirasi dari sepeda motor Harley Davidson.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 16 April 2016 11:57

Merdeka.com, Malang - Sepeda yang terbuat dari kayu merupakan sebuah pajangan yang banyak ditemui dan dijajakan oleh penjual barang kerajinan. Biasanya sepeda ini berada dalam bentuk miniatur dan menjadi hiasan yang bagus di rumah. Namun sepeda kayu yang ini cukup berbeda karena memiliki ukuran yang besar seperti sepeda pada umumnya serta dapat berfungsi secara normal sebagai sebuah sepeda.

Sepeda kayu yang diberi nama sebagai Pit Kajeng ini adalah hasil kreasi dari seorang pria asal Malang bernama Sumarno. Kecintaannya terhadap sepeda dan motor besar terutama Harley Davidson telah membuat Sumarno akhirnya menciptakan sepeda kayu yang unik ini.

Dari segi bentuk, Pit Kajeng memang sangat dipengaruhi oleh bentuk jenis motor Chopper. Tentu saja sepeda dengan jenis chopper sudah banyak ditemui, namun baru Sumarno seorang yang membuat sepeda chopper yang terbuat dari kayu.

Dalam pembuatan dan bentuknya, Sumarno terinspirasi oleh banyaknya sepeda jenis serupa yang ada di Meksiko dan Amerika Serikat. Bentuk jenis sepeda chopper yang terbuat dari kayu banyak berkembang di negara tersebut dan masih belum ditemuinya di Indonesia.

Sumarno telah melakukan pembuatan sepeda ini selama satu setengah tahun. Pada masa-masa awal dulu, dia membutuhkan setidaknya tiga hingga empat bulan untuk membuat dan menyempurnakan sepeda buatannya ini.

Walau sebagian besar terbuat dari kayu namun Sumarno merancang sepeda ini agar dapat digunakan secara nyaman dan aman di jalan. Bentuk jok yang digunakan juga menunjang pengendara agar mampu mengayuh sepeda secara nyaman walau kondisi jalan cukup menanjak.

Sepeda ini telah diujicoba oleh Sumarno untuk digunakan dan terbukti cukup nyaman dikendarai hingga Kepanjen yang berjarak sekitar 20 Kilometer dari kota Malang. Sistem yang digunakan oleh sepeda ini adalah sistem torpedo atu biasa disebut juga sebagai fixed gear.

Kayu yang digunakan untuk pembuatan sepeda terdapat dua jenis yaitu pinus dan sono keling. Penggunaan jenis kayu tersebut menjamin sepeda ini cukup kuat serta tetap terlihat sebagai sebuah karya seni yang indah. Memang jika dibandingkan dengan sepeda lain bentuk sepeda ini sangat unik serta terdapat juga ukiran-ukiran yang semakin menambah keindahannya.

Saat ini Sumarno sudah menerima pesanan untuk membuat sepeda kayu tersebut. Harga yang dipatoknya untuk sebuah sepeda kayu adalah 20 juta Rupiah. Semua itu dikerjakannya di garasinya yang terdapat di jalan Raya Bandulan 82 A.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG