MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Kabupaten Malang

ASN yang tambah libur di Kabupaten Malang bakal diberi sanksi

Rendra Kresna memberi instruksi pada inspektorat daerah agar memberi sanksi bagi ASN yang menambah libur atau membolos.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 21 Juni 2018 07:57

Merdeka.com, Malang - Bupati Malang, Rendra Kresna memberi instruksi pada inspektorat daerah agar memberi sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menambah libur atau membolos ketika masuk kerja hari pertama setelah Lebaran 2018.

"Saya sudah perintahkan inspektorat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap ASN, bahkan yang nekat menambah libur (cuti) dan membolos pada hari pertama kerja harus diberikan sanksi administratif. Sebab, libur dan cuti bersama Lebaran tahun ini cukup panjang," kata Rendra dilansir dari Antara.

Rendra mengemukakan, dirinya juga sudah menginstruksikan agar inspektorat menyiapkan tahapan sanksi bagi ASN yang menambah libur dan melanggar peraturan yang ada.

"Silahkan inspektorat langsung memroses ASN yang menambah hari libur untuk disanksi administratif sesuai dengan tingkat kesalahannya," kata Rendra Kresna.

Selain menyiapkan sanksi bagi ASN yang membolos, pihaknya juga memastikan pelayanan terhadap masyarakat selama cuti bersama tidak akan terganggu, khususnya pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan apartur Dinas Perhubungan (Dishub) Malang karena instansi tersebut memberlakukan sistem piket.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono mengatakan tujuh hari kerja untuk cuti bersama dirasa sudah lebih dari cukup bagi ASN dalam Lebaran.

"Memang ada sejumlah ASN yang bisa mendapat libur usai cuti bersama, tapi itu khusus bagi ASN yang bekerja saat cuti bersama, seperti pegawai rumah sakit, puskesmas, Dishub, Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran," katanya.

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan pihaknya melarang ASN Dishub mengambil cuti lebaran, terutama bagi ASN yang terlibat dalam pengamanan Lebaran, sebab ASN Dishub yang menempati sejumlah pos pengamanan, pantauan, dan pos UPT memiliki tugas ikut mengamankan jalur mudik Lebaran.

"Kami sendiri juga tidak ambil libur dan terus berada di lapangan dalam rangka pengamanan jalur mudik di Kabupaten Malang. Memang ada pengecualian, namun itu juga tergantung dari masing-masing pegawai yang berhak mendapatkan libur setelah Lebaran nanti," tuturnya.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG