MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Mudik Lebaran

Begini cara Pertamina antisipasi lonjakan konsumsi BBM di mudik jilid II

Sepanjang jalur mudik dari Merak sampai Jawa Timur sudah dipersiapkan SPBU reguler di jalan arteri maupun Kios Pertamax dan mobile dispenser.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 14 Juni 2018 11:29

Merdeka.com, Malang - PT Pertamina mengaku telah menyiapkan kebutuhan BBM selama arus mudik Lebaran. Sepanjang jalur mudik dari Merak sampai Jawa Timur sudah dipersiapkan SPBU reguler di jalan arteri maupun SPBU mobile dalam bentuk Kios Pertamax dan mobile dispenser.

"Kita siapkan 63 SPBU mobile secara nasional, khususnya di Jawa, kalau luar Jawa masih sedikit. Sementara armada motor sekitar 382 unit sepeda motor, di Jawa Tengah saja 200 armada," kata Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas'ud Khamid di Terminal BBM Malang, Rabu (13/6).

Data menunjukkan posisi pemudik Selasa (12/6) malam berada di Jawa Tengah. Terjadi penambahan sekitar 3 juta penduduk di Jawa Tengah.

"Ada yang keluar ada yang masuk tetapi total nambah 3 juta. Terus kita antisipasi lonjakan, arus mudik jilid II, kalau jilid I sudah Sabtu-Minggu kemarin. Jilid 2 mestinya hari ini," terangnya.

Persiapannya Pertamina tidak jauh berbeda yakni kesiapan tim yang standby dengan kekuatan penuh selama 24 jam. Selain itu juga mendekatkan suplai dari mobile storage di sekitar SPBU.

"Termasuk yang kita lakukan suplai dari mobile storage. Mobil-mobil tangki yang kita sediakan di dekat SPBU, dekat kios pertamax, dekat mobile dispenser," katanya.

Semua disiapkan dalam posisi maksimal, termasuk teman-teman di Terminal BBM yang mengurus BBM di Jawa Timur harus selalu ready dan stanby.

"Ada tim TBBM Malang, Tanjung Perak, Banyuwangi, Madiun dan Madura. Semua kita stanby-kan untuk mengurus selama program Ramadan dan Idul Fitri," tegasnya.

Sementara selama di Malang, Mas'ud melakukan kunjugan ke TBBM Pertamina di Sukun Malang. 

Baca juga:

(rwp)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG