MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Olahraga

Doni Tata berhasil sabet gelar Juara Umum TGA 2017

Doni Tata Pradipta sukses menyabet gelar Juara Umum pada ajang Trial Game Asphalt (TGA) 2017 yang bertajuk 'Battle of Champion'.

Oleh: Siti Rutmawati 18 Desember 2017 13:02
Doni Tata Pradipta

Merdeka.com, Malang - Doni Tata Pradipta sukses menyabet gelar Juara Umum pada ajang Trial Game Asphalt (TGA) 2017 yang bertajuk "Battle of Champion", Sabtu (16/12). Kendati gagal menjuarai seri ketiga di Sirkuit Stadion Kanjuruhan Malang, Doni Tata tetap memastikan diri menyandang gelar Juara Umum TGA 2017. Posisi teratas final race FFA 450 cc itu diduduki oleh Farudila Adan, dan posisi runner up ditempati Gerry Salim.

Dilansir Antara, Doni Tata mengaku kesulitan mengejar lawan lantaran sirkuit yang basah akibat guyuran hujan. Apalagi, stok ban basah yang dimilikinya telah habis untuk race di Purwokerto, Jawa Tengah. Sehingga, Doni Tata harus berpuas diri dengan finish di posisi ketiga.

"Saya terpaksa pakai ban kering karena ban basah sudah dipakai di race Purwokerto. Tapi syukurlah masih bisa juara umum, meski harus gagal meraih posisi puncak di seri terakhir," ujar Doni Tata.

Pembalap asal Yogyakarta ini mengaku, kondisi sirkuit yang basah akibat guyuran hujan terus menerus memaksa dirinya untuk bermain aman, agar bisa tetap mengamankan poin. "Saya hanya berinisiatif main aman saja, karena stok ban basah belum datang. All race saya pakai ban kering jadi susah mengontrolnya," ujarnya.

Doni Tata berharap, ajang yang sama terus digelar rutin dan menambah lebih banyak seri. Selain itu, dapat diikuti banyak pembalap kenamaan Tanah Air lainnya, agar persaingan jadi lebih sengit. "Kompetisi ini cukup bergengsi dan menarik diikuti pembalap lain. harapan saya, ke depan seri yang digelar tidak hanya tiga, tapi tujuh atau delapan seri agar lebih seru," tuturnya.

Sebelumnya, Doni Tata berhasil menjadi juara umum pada Seri 1 lewat dua nomor FFA 450 dan FFA 250. Sedangkan, juara kelas utama FFA 450 dan FFA 450 pada seri spesial disabet pembalap asal Jawa Timur, Gerry Salim.

Sementara Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto, juara umum kembali diambil Doni Tata dengan menyapu bersih dua kelas utama, FFA 450 dan FFA 250. Seri 3 di Malang melombakan tujuh kelas balapan, yaitu Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 Non Pro, Kelas Trail 175 Non Pro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, dan Kelas Trail FFA 450 Master.

Sirkuit Luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada 15-16 Desember 2017 menjadi seri penutup atau ketiga dari total empat gelaran 76 TGA 2017. Sebelumnya pada Seri Spesial di Sirkuit Stadion Manahan, Solo (20- 21 April 2017), Seri 1 di Sirkuit Stadion Maguwoharjo, Sleman (15-16 September 2017), dan Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto (24-25 November 2017).

Kelas yang dipertandingkan sebagai penutup TGA 2017 adalah Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 NonPro, Kelas Trail 175 NonPro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, serta Kelas Trail FFA 450 Master.

Baca juga:

(sr/sr)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG