MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Politik

Gus Ipul sebut calon tunggal sulit terjadi di Pilgub Jatim

Bakal calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, calon tunggal sulit terjadi dalam Pilgub Jawa Timur 2018.

Oleh: Siti Rutmawati 21 Juni 2017 08:37
Bakal calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf

Merdeka.com, Malang - Bakal calon gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, calon tunggal sulit terjadi dalam Pilgub Jawa Timur 2018. Mekanisme masing-masing partai, sangat sulit untuk disatukan agar mengusung satu calon saja.

"Enggak lah, calon tunggal sulit. Partai punya mekanisme masing-masing. Tidak bisa disamakan, kita lihat saja," kata Saifullah Yusuf di Kota Malang, Senin (19/6).

"Yang jelas, kita ingin mengembangkan musyawarah, seperti yang disampaikan Pakde Karwo. Musyawarah itu komunikasi dengan semua pihak. Jangan sampai suasananya seperti di Pilkada Jakarta. Jawa Timur adem dan aman," sambungnya.

Gus Ipul mengatakan Pilkada 2018 masih cukup lama dan kondisinya sangat dinamis. Pihaknya telah melakukan komunikasi pada semua pihak dari partai, tokoh ulama dan masyarakat dan stakeholder pembangunan.

Semuanya diajak berdiskusi untuk kemudian diserap aspirasinya. Hasilnya dibawa ke proses yang harus dilalui dalam Pilgub 2018.

"Intinya ingin suasana Pilkada Jawa Timur kondusif, kalau toh harus bersaing, persaingan yang sehat," tegasnya.

Gerilya masih terus berjalan, menggelinding pelan-pelan. Sambil mendengar, menyerap dan menerima masukan yang terbaik. Pihaknya juga masih belum bisa bicara pasangan yang akan mendampinginya.

"Kita baru komunikasi saja. Semua ya hebat-hebat, baik-baik tinggal nanti pembicaraan dengan Partai. Saya belum berani bicara soal wakil, karena saya sendiri belum tuntas. Hari-hari ini masih memantapkan saya sebagai calon, nama yang muncul semuanya layak," ucapnya.

Gus Ipul telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai untuk maju dalam Pilgub 2019. Namun keseluruhan sedang dalam proses untuk memastikan dukungan kepada dirinya.

Baca juga:

(sr)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG