MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Bisnis

ICCC 2016: Inspirasi dari Bandung dan Pekalongan

Pekalongan dan Bandung ditunjuk oleh UNESCO masuk dalam radar jaringan kota kreatif dunia.

Oleh: Anwar Khumaini 31 Maret 2016 16:57

Merdeka.com, Malang - Momen penyelenggaraan Indonesia Creative Cities Conference 2016, 30 Maret sampai 5 April 2016 di Malang ini menjadi sarana yang pas untuk mengatrol kota lainnya agar bisa mengikuti jejak pencapaian Bandung dan Pekalongan yang sudah masuk dalam organisasi jejaring kota kreatif dunia.

Seperti diketahui, Pekalongan dan Bandung ditunjuk oleh organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) masuk dalam radar jaringan kota kreatif dunia, UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Kiprah kedua kota tersebut menunjukkan potensi daerah di Indonesia yang bisa bersaing di level internasional.

"Bandung memiliki banyak sumber daya kreatif untuk memastikan dan mendorong keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif, penguatan city branding, fokus dari arah dan prioritas pembangunan serta meraih kesepakatan warga atas energi kreatif menjadi energi utama Kota Bandung," kata Tita Larasati, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung dalam rilis yang diterima merdeka.com.

Untuk mengikuti jejak Bandung dan Pekalongan, percepatan untuk menuju Kota Kreatif Indonesia yang berkelanjutan sebagaimana tema yang diusung pada konferensi kali ini memang harus bisa segera dilaksanakan. Banyak program yang bisa dikerjakan untuk dirumuskan pada saat insan kreatif berkumpul di Malang nanti.

Tita juga mengharapkan penyelenggaraan ICCC 2016 yang kedua ini bisa menghasilkan program yang konkret yang bisa diimplementasikan dalam waktu yang dekat.

"Membangun silaturahmi dan komunikasi lintas kota/kabupaten untuk kemudian dapat menyinergikan potensi yang dimiliki masing-masing, dalam program kolaborasi konkret di ragam sub-sektor industri kreatif, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.

Bandung yang dinobatkan sebagai anggota UCCN 11 Desember 2015 lalu masuk dalam kategori bidang Desain. Sebelumnya, Pekalongan masuk ke dalam jejaring tersebut dalam bidang Kriya dan Seni Rakyat, 1 Desember 2014. Saat itu, kota Batik ini menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam jejarang kota kreatif dunia.

"Secara internal, Kota Bandung akan terus-menerus melakukan komunikasi dan sosialisasi ke masyarakat melalui berbagai media, melanjutkan program-program pendukung wirausaha kreatif seperti Kredit Melati dan PIPPK, serta membangun city branding yang berimplikasi pada kesejahteraan warga Bandung," ujar Fikri Satari, Ketua Tim Dossier Bandung untuk UNESCO.

(sr/ak)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG