MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Ekonomi

Inflasi Kota Malang Agustus 2018 sebesar 0,05 persen

Hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Agustus 2018 terjadi inflasi 0.05 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 3 September 2018 12:22

Merdeka.com, Malang - Hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Agustus 2018 terjadi inflasi 0.05 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133.57 pada Juli 2018 menjadi 133.64 pada Agustus 2018.

Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1.95 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) sebesar 2.79 persen.

"Inflasi Agustus 2018 dipicu oleh naiknya harga beberapa komoditi antara lain kontrak rumah, akademi/perguruan tinggi, sekolah menengah atas, sekolah dasar, semen, cuci kendaraan, semangka, sekolah menengah pertama, tauge/kecambah dan udang basah," kata Kepala BPS Kota Malang, M Sarjan dalam keterangan persnya, Senin (3/9)

Adapun komoditi yang menahan laju inflasi di Agustus 2018 antara lain: angkutan udara, telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, cabai merah emas perhiasan, bawang putih, jeruk, daging ayam kampung dan tarip kereta api.

Penyebab terjadinya inflasi Agustus 2018 adalah naiknya indeks harga konsumen secara umum. Sebanyak 4 kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan 3 kelompok pengeluaran mengalami deflasi.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi pada Agustus 2018 yaitu: kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0.3322 persen, diikuti kelompok perumahan, air listrik dan bahan bakar sebesar 0.1761 persen dan makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0.0200 persen, dan yang terkecil adalah kelompok Kesehatan sebesar 0.0010 persen.

Adapun andil kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi sehingga menahan laju inflasi pada Agustus 2018 adalah kelompok bahan makanan sebesar 0.2684 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0.1974 persen, dan sandang sebesar 0.0112 persen.

Baca juga:

(rwp)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG