MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Mudik Lebaran

Jelang Lebaran temuan uang palsu meningkat dua kali lipat

Terjadi peningkatan uang palsu yang beredar dari sebelumnya 404 lembar menjadi 893 lembar.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 13 Juni 2018 12:42

Merdeka.com, Malang - Selama Mei 2018 lalu, temuan uang palsu di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang meningkat dua kali lipat dibanding bulan April. Dilansir dari Antara, terjadi peningkatan dari yang sebelumnya 404 lembar menjadi 893 lembar.

Temuan adanya uang palsu ini diungkapan oleh Ketua Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan Administrasi Kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih.

"Temuan uang palsu tersebut terdiri atas berbagai pecahan, mulai dari pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp10 ribu. Namun dari laporan perbankan yang paling banyak adalah pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu," jelasnya.

Rini mengatakan bahwa temuan uang palsu tersebut lebih banyak dari laporan perbankan, meski tetap ada laporan dari masyarakat.

"Harapan kami masyarakat juga aktif melaporkan ke BI jika menemukan uang palsu sehingga peredarannya bisa diminimalisir dan diredam," ucapnya.

Dia menyebut bahwa BI Malang akan terus menggiatkan sosialisasi ciri-ciri keasliah uang Rupiah kepada masyarakat. Apalagi dalam sebulan terakhir ini banyak sekali temuan uang palsu serta menjelang Hari Raya Idulfitri ketika banyak masyarakat membutuhkan uang pecahan baru.

Berdasar data, selama tahun 2017, BI Malang menemukan 5.385 lembar uang palsu berbagai pecahan. Jumlah tersebut berasal dari laporan bank sebanyak 5.307 lembar dan laporan masyarakat 78 lembar. Hasil temuan uang palsu didominasi oleh pecahan besar Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Sebanyak 62 persen dari temuan uang palsu tersebut merupakan pecahan besar Rp100 ribu. Sedangkan sebesar 35 persen dari temuan merupakan pecahan Rp50 ribu.

"Sisanya adalah pecahan kecil Rp20 ribu dan Rp10 ribu," jelasnya.

Pada tahun 2017 lalu, temuan uang palsu sendiri sudah berkurang dibanding tahun 2016 yang mencapai 6.320 lembar.

"Kami akan terus berupaya untuk mengurangi temuan uang palsu di masyarakat, namun masyarakat juga harus hati-hati dan lebih teliti, khususnya pada momen Lebaran," tandasnya.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG