MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Bisnis

Kepatuhan pada Prinsip akan Tingkatkan Kualitas Koperasi

Sebuah koperasi dikatakan berfungsi baik, apabila dari segi permodalan dalam kondisi sehat, aktif, produktif serta berkualitas.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 23 November 2018 12:49

Merdeka.com, Malang - Kepatuhan pada prinsip dan ketentuan akan meningkatkan kualitas sebuah koperasi. Pesan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Peraturan Perkoperasian bagi Koperasi Wanita Kota Malang.

Sosialisasi digelar selama 2 hari oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UMKM) Kota Malang di Same Hotel Malang, Rabu (21/11).

"Makin strategisnya peran koperasi maka diperlukan upaya untuk mengembangkan unit-unit koperasi, sekaligus menjaga keberlangsungan lembaga koperasi agar berkembang dan berfungsi dengan baik. Maka diperlukan sosialisasi peraturan yang berkaitan dengan perkoperasian," ujar Wahyu Widodo, Plt. Kepala Bidang Pengawasan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UMKM) Kota Malang, Rabu (21/11).

Sebuah koperasi dikatakan berfungsi baik, apabila dari segi permodalan dalam kondisi sehat, aktif, produktif serta berkualitas. Jika kondisi tersebut dapat dijaga dipastikan akan tumbuh sebagaimana yang diharapkan.

"Ditambah lagi manajemennya baik dan efisien, bahkan mampu mencapai kemandirian dan mengalami pertumbuhan pesat," tutur Wahyu.


Sementara Tri Widyani Pengestuti, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UMKM) mengatakan, sosialisasi dalam rangka mewujudkan pengelolaan usaha koperasi yang efektif dan efisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuannya agar koperasi menjadi berkualitas.

"Melalui sosialisasi kali ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip perkoperasian menuju koperasi yang berkualitas" tandas Yani.


Pelatihan Art Paper bagi Wirausaha Baru

Bersamaan UMKM Kota Malang juga menggelar pelatihan Art Paper bagi wirausaha baru. Workshop kewirausahaan dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tri Widyani Pangestuti di Hotel Pelangi.

Workshop yang berlangsung 3 hari dan diikuti 60 wirausaha baru sebagai wujud nyata fasilitasi masyarakat untuk mengimplementasikan kreativitas.

"Art Paper adalah bentuk kerajinan tangan yang membutuhkan keterampilan dan kreativitas yang harus terus diasah. Sehingga peserta diharapkan menyerap ilmu yang diberikan para instruktur untuk peningkatan keterampilan mereka," ujarnya.

Industri ekonomi kreatif, kata Yani, lebih banyak diminati masyarakat atau wirausaha, sehingga perkembangannya tumbuh pesat. Karena itu diharapkan meningkatkan kualitas untuk menghadapi persaingan.

"Kita harus siap menghadapi tantangan di dunia industri ekonomi kreatif, terlebih era industri 4.0. Negara lain berlomba-lomba mengembangkan produknya, sehingga melalui kegiatan ini, kita berharap para wirausaha baru dapat terus bersaing," tukasnya.

Baca Juga:

(rwp)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG