MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Jalan Tol Malang-Pandaan

Konstruksi awal tol Pandaan-Malang bakal tuntas pada Desember 2018

Pengadaan lahan saat ini sudah mencapai lebih dari 90 persen dari total lahan dan akan mulai beroperasi Januari 2019.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 8 Oktober 2018 16:06

Merdeka.com, Malang - Konstruksi awal jalan tol Pandaan-Malang disebut bakal segera rampung pada Desember 2018. Dilansir dari Antara, PT Jasamarga Pandaan Malang menyebut bahwa pengadaan lahan saat ini sudah mencapai lebih dari 90 persen dari total lahan dan akan mulai beroperasi Januari 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo, mengatakan sampai akhir September 2018, pengerjaan konstruksi Jalan Tol Pandaan-Malang untuk seksi 1 mencapai 87,157 persen, dan seksi 2 mencapai 63,118 persen, Seksi 3 sekitar 75,188 persen, serta seksi 4 sebesar 47,532 persen dan 23,112 persen untuk Seksi 5.

Saat menerima kunjungan 41 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang dalam rangkaian site visit atau kunjungan rangkaian Pameran Bisnis dan Pembangunan Indonesia (IBD) Expo 2018 yang digelar BUMN, Agus menjelaskan, total panjang jalan tol ini mencapai 38,488 km.

Rinciannya terdiri dari lima seksi, yakni Seksi 1 adalah Pandaan hingga Purwodadi sepanjang 15,47 km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,05 km, Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,10 km, Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km, dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,11 km.

"Saya yakni, dalam waktu tidak lama jalan tol ini akan beroperasi, sebab Seksi 1 sampai 3 ditargetkan tahap konstruksi selesai awal Desember tahun ini dan dapat beroperasi pada Januari Tahun 2019," katanya.

Agus mengatakan, setelah beroperasi Jalan Tol Pandaan-Malang akan membawa dampak ekonomi bagi pengguna jalan tol serta lingkungan sekitar.

"Kalau sekarang dari Surabaya ingin ke Batu untuk liburan bisa memakan waktu lima sampai enam jam di saat liburan. Nanti, setelah lewat tol mungkin tidak sampai satu jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam," katanya.

Agus juga optimis, dengan adanya tol potensi pendapatan pelaku UKM dan kuliner di sekitar daerah wisata akan meningkat termasuk pelaku usaha penginapan.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG