MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Bisnis

Kota Malang raih 2 Penghargaan di ajang IAA 2018

ota Malang berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni sebagai Kota Terbaik Infrastruktur dan Kota Potensial Investasi versi IAA.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 18 September 2018 17:01

Merdeka.com, Malang - Prestasi gemilang kembali diraih Kota Malang dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2018. Kota Malang berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni sebagai Kota Terbaik Infrastruktur dan Kota Potensial Investasi versi IAA 2018.

Pelaksana Harian (Plh) Walikota Malang, Wasto menyampaikan, prestasi itu tidak terlepas dari komitmen Kepala Daerah dan kerjasama elemen masyarakat (stakeholder) terkait.

"Kami sangat bersyukur atas dua penghargaan yang diperoleh Kota Malang ini,” ujarnya usai menerima langsung penghargaan tersebut, Sabtu (15/9).

Terkait penghargaan Kategori Kota Terbaik Infrastruktur dan Kota Potensial Investasi, Wasto menjelaskan, hal itu sejalan dengan program pembangunan Kota Malang. Pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah akan menarik investasi dan membuka kesempatan Kota bertumbuh.

Banyaknya investor yang menanamkan investasinya ke berbagai sektor akan berimplikasi pada terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan daerah dan sekaligus menaikkan tingkat konsumsi masyarakat di daerah tersebut.

Wasto berharap prestasi ini menjadi pelecut semangat bagi semua perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang untuk terus maksimal dalam menjalankan tugas dan terus mengukir prestasi.

“Tentunya ini adalah pelecut semangat kami di Pemkot Malang dalam melakukan pembangunan di segala bidang dan pelayanan publik yang baik. Karena itu kami akan terus menjaga dan berupaya menjaga serta terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya

IAA merupakan ajang penghargaan tahunan bagi Pemerintah Provinsi, Daerah Istimewa dan Pemerintah Daerah (kabupaten/kota). Pada kali keempat penyelenggaraannya tahun ini, ada sebanyak 23 kategori penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kota, kabupaten dan provinsi yang menggunakan empat dimensi yaitu Investasi, Infrastruktur, Pariwisata dan Pelayanan Publik dan terangkum dalam Indonesia Attractiveness Index. Acara ini diinisiasi sebuah media nasional.

Dewan juri IAA 2018 mencakup Pengamat Ekonomi, akademisi, konsultan, dan jurnalis, di antaranya, yang hadir adalah Bambang Harymurti Direktur PT. Tempo Inti Media Tbk, Handi Irawan CEO Frontier Consulting Group, Prof. Karunia Mulia Firdausi dari Akademisi, Pakar Ekonomi Dr. Aviliani dan Prof. Martani dari Universitas Indonesia.

Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam sambutannya memberikan apresiasi pada IAA 2018 yang sudah berlangsung empat kali dan mampu meningkatkan gairah Kepala Daerah untuk lebih berani mengambil peran, mengambil keputusan, membuat inovasi demi untuk percepatan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Arahan bapak Jokowi hanya satu kalimat membangun hubungan tata kelola pemerintah pusat dan daerah yang lebih efektif, efisien, taat kepada hukum, mempercepat reformasi birokrasi dalam upaya penguatan otonomi daerah,” katanya.

Dijelaskan pula pentingnya investasi sehingga Kepala Daerah harus saling mengingatkan, saling meningkatkan kesadaran. Harapannya setiap daerah menjadi daerah tujuan investasi dan dalam upaya mengoptimalkan pembangunan daerah.

Baca juga:

(rwp)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG