MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Info Kota

Sutiaji buka ajang robotik tingkat nasional, LTDC 2016

Wakil Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji membuka langsung ajang robotik tingkat nasional Line Tracer Design and Contest (LTDC) 2016.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 29 September 2016 09:21

Merdeka.com, Malang - Line Tracer Design and Contest (LTDC) 2016, ajang perlombaan robotik tingkat nasional resmi dibuka pada rabu, 28 september 2016. Bertempat di gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, ajang tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji.

Dengan mengambil tema "Futuristic Glowin' Up The Battle", ajang perlombaan robotik tingkat nasional ini dihelat untuk ke-7 kali nya sejak tahun 2010. Ajang ini sendiri diselenggarakan dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang dan diikuti oleh 156 tim dari tingkat SMP, SMA/SMK dan Universitas yang terbagi menjadi 3 kategori, yaitu analog SMP, analog SMA/SMK dan mikro controller.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang, Dr. Samsul Hadi, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu event bergengsi dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UM. Samsul hadi juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi dari karya dan kreatifitas peserta lomba, maka juara 1 dari lomba tersebut akan secara resmi di terima sebagai mahasiswa UM melalui jalur prestasi.

Sementara itu, Sutiaji juga memberikan apresiasi yang positif atas gelaran pelaksaan kegiatan tersebut.

"Karena melalui kegiatan ini nanti akan muncul bibit generasi muda yang kreatif dan penuh inovatif," ujarnya.

Dalam sambutan tersebut Sutiaji juga sedikit membahas mengenai konsep smart city. Disebut bahwa hadirnya sebuah smart city, dapat menciptakan perencanaan dan pengembangan kota yang layak huni dan lebih baik di masa depan. Selain itu, meningkatkan produktifitas daerah dan daya saing ekonomi.

"Ada enam konsep smart city, yaitu smart economy (cerdas ekonomi), smart mobility (cerdas mobilitas), smart environment (cerdas lingkungan), smart government (cerdas pemerintahan), smart living (cerdas kehidupan), dan smart people (cerdas manusia)," jelas Sutiaji.

"Oleh karena itu, melalui kegiatan yang terselenggara pada hari ini saya berharap inovasi dan kkreativitas para mahasiswa menjadi sebuah pembuktian diri sebagai sumber daya manusia yang berkompeten; sehingga akan mendukung terwujudnya malang sebagai smart city. Karena inovasi dan kreatifitas menjadi kata kunci mengembangkan kota yang cerdas yang penuh kreatifitas," tambah Sutiaji.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG