MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Pendidikan

Walikota Malang Segera Terbitkan Perwal Penggunaan Gawai dan Nonton TV

WaliKota Malang mengimbau agar siswa-siswi tidak menggunakan hp dan menonton televisi di jam setelah maghrib sampai dengan setelah sholat isya.

Oleh: Zain M 16 Juli 2019 14:12
WaliKota Sutiaji mengunjungi beberapa sekolah di hari pertama awal ajaran 2019-2020

Merdeka.com, Malang - Walikota Malang, Sutiaji segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang penggunaan gawai (gadget) dan menonton televisi. Peraturan tersebut dalam rangka mendukung pelaksanaan pendidikan karakter sejak dini yang memang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kota Malang.

"Saat ini Perwal masih kita godog. Harus ada kesadaran bersama antara orang tua dan siswa. Kita harus menjadi subjek dari teknologi, bukan menjadi objek dari teknologi," tutur Sutiaji usai mengunjungi SDN Kauman 1 dan SMPN 5 Malang, Senin (16/7).

Walikota mengingatkan juga surat imbauan darinya tentang penggunaan gadget dan televisi. Imbauan itu harus terus dijalankan agar anak tidak dalam ketergantungan dengan gawai dan televisi.

"Imbauan untuk tidak menggunakan hp dan menonton televisi di jam setelah maghrib sampai dengan setelah sholat isya akan terus kami gaungkan," tambahnya.

WaliKota Sutiaji mengunjungi sekolah di awal tahun ajaran 2019-2020
© 2019 merdeka.com/Humas Pemkot Malang

 

Namun diingatkan, peraturan tersebut akan efektif jika orang tua juga berperan aktif dalam pengawasan anak. Karena sesungguhnya pendidikan menjadi tanggung jawab orang tua, selain memang sebagian besar waktu anak-anak bersama orang tua.

"Kami berharap agar orang tua di rumah juga mendukung serta memberikan contoh kepada anak-anaknya," tambahnya.

Kata Sutiaji, anak sesungguhnya membawa karakternya masing-masing, tinggal orang tua dan guru menemukan karakter yang sesungguhnya. Setiap siswa di setiap jenjang,harus dibentuk dengan berbagai pendekatan menjadi dirinya sendiri.

Walikota mengunjungi sejumlah sekolah yang mengawali kegiatan tahun ajaran 2019-2020, Senin (15/7). Sutiaji sempat memberikan pengarahan kepada siswa dan tenaga pendidik di kesempatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Siswa diharapkan mampu segera beradaptasi bukan saja pada lingkungan sekolahnya namun juga pada tata cara belajar yang diterapkan di sekolahnya masing-masing. Siswa dan wali murid diingatkan terkait pelaksanaan pendidikan karakter yang mulai diberlakukan tahun ajaran ini.

"Jika tahun lalu masih berada di beberapa sekolah saja sebagai role model, tahun ini pendidikan karakter dilaksanakan secara keseluruhan oleh semua sekolah," ujarnya.

Selama kunjungan Sutiaji didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Zubaidah dan Kabag Humas Kota Malang, Nurwidianto.

(zm/zm)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG