MALANG
  1. MALANG
  2. KABAR MALANG
Ramadan 2019

Walikota Sutiaji Tegur Pembeli Takjil Malas Turun Mobil

Sutiaji menegur pembeli takjil di pinggir Jalan Veteran yang malas turun dari mobilnya yang menimbulkan kemacetan pada Jumat (10/5).

Oleh: Zain M 12 Mei 2019 09:01
Walikota Sutiaji Tegur Pengendara di Pasar Takjil Jalan Veteran

Merdeka.com, Malang - Sutiaji menegur pembeli takjil di pinggir Jalan Veteran yang malas turun dari mobilnya. Karena tindakan malas parkir seperti itu menimbulkan kemacetan dan merugikan orang lain.

"Ternyata biang macetnya, ada mobil pembeli yang belanja takjil tanpa turun dari mobil, tanpa memarkir di area yang lapang. Akibatnya kendaraan di belakangnya terhambat dan terhenti," tutur Sutiaji di Jalan Veteran, Jumat (10/5).

Aksi spontan itu dilakukan saat kembali dari acara silaturahmi bersama Kepala TK/SDN/SMPN se-Kota Malang di Kantor Dinas Pendidikan. Sutiaji mendatangi dan mengetuk kaca mobil pembeli takjil, sambil menegur kalau yang dilakukannya membuat macet jalanan.

"Saya lewat di jam jelang berbuka dan di sekitar Jalan Veteran khususnya area utara jalan sudah banyak beraktivitas penjualan takjil. Kemacetan panjang dan saya dengar langsung keluhan para pengguna jalan," ungkapnya.

Teguran juga diarahkan kepada para penjual takjil agar tidak melayani pembeli yang tidak mau parkir. Karena akan mengganggu jalanan.

"Saya tidak melarang aktivitas jualan takjil, tapi kalau ternyata menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan, itu jelas merugikan banyak pihak," tegasnya.

Kata Sutiaji, kalau ini dikaitkan dengan Ramadan jelas tidak berkah dan barokah, justru mengurangi nilai ibadah Ramadan. Karena membuat orang menjadi terganggu, emosi dan dampak kurang bagus lainnya.

Menjual takjil memang menjadi rutinitas tahunan, yang menjadi peluang sebagian orang mencari tambahan rezeki. Pemerintah Kota tidak pernah melarang aktivitas tersebut, tetapi yang dilarang dan dihimbau selalu agar tidak mengganggu jalan dan merugikan kepentingan publik lain.

(zm/zm)

Laporan: Darmadi Sasongko

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG