MALANG
  1. MALANG
  2. KOMUNITAS
Teknologi

Mengintip keseruan Hacksprint dalam 1000 startup digital Malang

Melaju dengan 23 tim, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Malang telah memasuki tahapan Hacksprint. Simak keseruannya di sini!

Oleh: Siti Rutmawati 18 Maret 2017 19:05
Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Merdeka.com, Malang - Melaju dengan 23 tim, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Malang telah memasuki tahapan Hacksprint. Yakni, tahapan di mana peserta digodok untuk melengkapi kemampuan dan membuat prototype produk yang diambil dari metode baru Google.

Mengintip suasana Hacksprint, tampak masing-masing kelompok sibuk mendiskusikan serangkaian solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang diajukan oleh Sprint Master. Berpacu dengan batas waktu yang ditentukan, tampak peserta antusias berdiskusi untuk merumuskan solusi ide yang diajukan.

Hacksprint - Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
© 2017 merdeka.com/Siti Rutmawati

Fadli Wilihandarwo, selaku Sprint Master dalam gelaran kegiatan tersebut mengungkapkan, sesi pertama Hacksprint ini disebut dengan tahapan Ideation. Yakni, sesi di mana peserta diajak untuk berpikir cepat dengan memetakan ide yang telah disusun bersama timnya.

"Kita menyebutnya tahap ideation. Jadi membuat mereka berpikir mulai dari goalnya pengen apa, dari ideanya diturunkan menjadi masalah, di-oppurtunity dari masalah tersebut. Jadi mereka mengeksplore solusinya," terang CEO Pasienia ini kepada merdeka.com, Sabtu (18/03).

Fadli saat Hacksprint - Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
© 2017 merdeka.com/Siti Rutmawati

Fadli menyebutkan, Ideation muncul dari pemahaman bahwa tekanan ternyata memberikan efek pancingan untuk keluarnya sebuah ide. Bagi pria 29 tahun ini, ide yang dikeluarkan peserta tak harus sempurna, karena tahap ini lebih fokus pada kemunculan sebuah ide.

"Memang rule of the game nya, temen-temen harus di timer-in supaya nge-push. Ide-ide mereka itu gak usah perfect, yang penting keluar dulu. Jadi, fokusnya ke idea mereka, mereka berani ngeluarin ideanya mereka," paparnya.

Hacksprint, kata Fadli, bertujuan untuk membantu peserta menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapai saat mendirikan sebuah startup. "Intinya, buat temen-temen segera menyelesaikan masalahnya, yang pingin diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Itu goalnya hacksprint, jadi build produk," tegas Fadli.

Tahapan Hacksprint merupakan tahapan ketiga dalam rangkaian kegiatan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Bertempat di Aula Utama Gedung A3 Universitas Negeri Malang, tahapan Hacksprint ini digelar selama dua hari, yakni 18-19 Maret 2017.

Selama dua hari kegiatan ini berlangsung, bukan hanya mematangkan ide melalui mentoring, namun peserta juga akan dilatih untuk berani mempresentasikan produk kepada para dewan juri. Mengingat, mental kuat menjadi salah satu syarat bagi sebuah startup dapat bertahan di tengah persaingan pasar ekonomi digital.

Baca juga:

(sr/sr)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG