MALANG
  1. MALANG
  2. KULINER
Kuliner Kaki Lima

Menikmati bubur ayam dan kacang hijau Pak Sobari

Bubur ayam dan kacang hijau milik Pak Sobari merupakan salah satu makanan kaki lima yang sudah cukup terkenal dan mampu bertahan puluhan tahun.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 8 Juli 2016 08:34

Merdeka.com, Malang - Tidak salah jika Bubur Pak Sobari ini dinobatkan sebagai salah satu kuliner legendaris di kota Malang. Bubur ayam dan bubur kacang hijau buatan Pak Sobari telah menghiasi jagat kuliner Malang sejak tahun 1978. Mulai dari masa lalu ketika dia bersepeda dengan gerobak keliling menjajakan dagangannya hingga sekarang berada di jalan Merbabu, rasa kedua bubur buatannya terus melekat di benak dan lidah masyarakat Malang.

Kedua bubur buatan Pak Sobari memiliki rasa dan karakter yang unik dan tentunya juga lezat. Bubur ayamnya tergolong cukup kental dan tidak memiliki banyak kuah seperti lazimnya penjual lain. Selain itu tidak ada terlalu banyak hiasan pada bubur ayamnya, hanya ada cakwe serta bawang goreng dan potongan daun bawang.

Sekilas dari penampilannya, orang akan bertanya-tanya mengenai absennya potongan atau suwiran ayam di atas bubur. Rupanya ayam pada bubu Pak Sobari ini sudah sejak awal dicampur dengan bubur. Ayam dalam potongan dadu kecil-kecil akan menjadi sebuah kejutan menyenangkan setiap kita menyendok bubur ini. Selain itu adanya ayam ini juga memunculkan rasa gurih pada bubur itu sendiri. Bubur ini juga cukup tahan disimpan dalam waktu cukup lama dan tidak berair.

Selain bubur ayam, sajian lain yang ada adalah bubur kacang hijau. Bubur yang dijual oleh Pak Sobari ini sungguh sangat berbeda dari bubur kacang hijau lain. Kacang hijau yang digunakan diolah secara berbeda dan dikupas terlebih dahulu. Olahan kacang hijau yang berbeda tersebut membuat warnanya tidak lagi hijau tetapi cenderung kekuningan.

Dalam memasak, kacang hijau ini juga dimasak dan ditambahi dengan maizena sehingga kacang hijau menjadi lengket dan serupa seperti jenang. Setelah itu, kacang hijau ini kemudian akan lengkap dengan dituang kuah santan yang wangi. Pengolahan dan penyajian seperti ini membuat bubur kacang hijau ini terasa begitu lembut dan memiliki rasa manis yang sangat berbeda dengan kacang hijau lain.

Rasa bubur yang begitu istimewa itulah yang membuat hidangan buatan Pak Sobari ini begitu terkenal dan dapat bertahan lama di kota Malang. Pak Sobari berjualan mulai hari sabtu hingga kamis dan libur di hari jumat. Setiap harinya bubur ini buka mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Pak Sobari dapat ditemukan di pojok antara jalan Merbabu dan jalan Ungaran. 

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG