MALANG
  1. MALANG
  2. PROFIL
Inspiratif

Jadi komika, Dani Aditya kerap diminta stand up di depan kelas

Status sebagai seorang komika sering membuat Dani Aditya ditodong untuk mengocok perut kawan dan dosennya di depan kelas.

Oleh: Rizky Wahyu Permana 9 November 2016 11:59

Merdeka.com, Malang - Menjadi komika atau penampil stand up comedy sering membuat predikat lucu sering menempel ke seseorang, hal itu lah yang juga dialami oleh Dani Aditya (25). Keberhasilannya menjadi kontestan Stand Up Comedy Kompas TV 5 (SUCI 5) membuat dia memiliki banyak penggemar dan muncul anggapan lucu dari teman-temannya.

Dilansir dari Merdeka.com, ketika perkuliahan, Dani sering diminta dosen dan teman-temannya untuk beraksi di depan ruang kuliah. Biasanya sebelum kuliah dimulai, Dani dipaksa untuk berdiri di depan kelas dan menyampaikan materi lawakannya.

"Kalau sudah dosen yang menyuruh siapa bisa menolak," kata Dani dalam obrolan dengan Merdeka.com.

Saat ini, Dani tengah duduk di semester 11 jurusan Desain Komunikasi Visual di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (STIKI) di Malang. Saat ini dia sedang menyelesaikan tugas akhir yang sempat tertunda karena kesibukannya sebagai komika.

"Keasyikan cari uang, kuliahnya sampai semester 11. Sekarang sudah bab III," katanya.

Sebagai seorang komika, Dani memiliki hal yang cukup berbeda. Karena kondisinya yang merupakan penyandang disabilitas, Dani kerap membawakan materi yang berisi candaan kritis untuk kaum normal, bahkan tak jarang kondisinya sendiri juga dijadikan sebuah materi untuk penampilannya.

Candaan itu sengaja dilontarkan oleh Dani sebagai perwakilan suara dari para kaum Difabel. Stand Up Comedy ini dimanfaatkan oleh Dani sebagai sebuah alat untuk menyuarakan dan memberi semangat pada kaum difabel. Namun hal ini juga merupakan hobi baginya dan sering mendatangkan keuntungan.

"Tapi saya juga pernah stand up garing, tidak ada yang tertawa. Penonton orang-orang tua yang pengalaman hidupnya lebih banyak. Akhirnya kita sapa-sapa saja sampai selesai," jelas Dani.

Di luar aktivitasnya sebagai komika dan mahasiswa, Dani juga memiliki bisnis yang tengah dirintisnya. Saat ini Dhani sedang mengelola warung STMJ (Susu Telur Madu Jahe).

"Saya ngerintis usaha, bikin warung STMJ di Ruko Wow Sawojajar. Namanya STMJ Delta 7 Sukomulyo buka dari pukul 15.00 WIB sampai 02.00 WIB," kata Dani.

Baca juga:

(rwp/rwp)

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI MALANG

BERITA MALANG