Ducati sesali tiga insiden yang bikin Dovizioso gagal juara

OLAHRAGA | 14 November 2017 12:26 Reporter : Bola.net Sumber:

Merdeka.com - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti menyatakan bahwa mampu bertarung memperebutkan gelar dunia bersama Marc Marquez dan Repsol Honda sampai seri penutup di MotoGP Valencia, Spanyol akhir pekan lalu adalah prestasi gemilang bagi Andrea Dovizioso dan Ducati.

Sejak debutnya di MotoGP pada 2008 silam, tahun ini memang merupakan peluang nyata pertama yang didapatkan Dovizioso untuk merebut gelar dunia. Selain itu, ini juga pertama kalinya Ducati benar-benar menjadi kandidat juara dunia, sejak Casey Stoner pada 2007 lalu.

Ciabatti pun meyakini bahwa pertarungan mereka merupakan hal yang membanggakan. "Jujur saja, Marc memang layak juara, karena ia menjalani musim ini dengan sangat baik, dan saya rasa menjalani seri penutup, masih bertarung dengan Marc dan Honda adalah prestasi," tuturnya kepada Crash.net.

Ciabatti pun menyatakan bahwa pihaknya menyesali kecelakaan Dovizioso dan Aleix Espargaro di Argentina, kesalahan strategi flag-to-flag di Ceko, serta buruknya performa Desmosedici di Australia, yang dirasa bakal membuat situasi lebih baik andai tak terjadi.

"Jelas saya tak bisa berkata kami benar-benar senang. Kami menyesali Brno, Phillip Island dan Argentina di mana kesalahan bukan berasal dari kami. Jika kami datang kemari dengan situasi yang lebih baik, ceritanya bakal beda. Kami bisa pakai strategi lain dan Marc bakal lebih tertekan, tapi beginilah dunia balap," pungkasnya. (cn/kny)


Sumber: Bola.net

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.