Pebalap Tb Adhi-Popeye Berjaya di Kejurnas Speed Offroad Seri 1 2019

OLAHRAGA | 10 September 2019 08:59 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pebalap speed offroad Tb Adhi dan navigator Popeye dari tim BMB Motorsport-Hascar Group berhasil menjadi juara pertama di Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2019 di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banteng, akhir pekan lalu (7-8/9).

Di trek offroad kebanggan masyarakat Serang, Banten itu, pebalap BMB Motorsport – Hascar Group ini berhasil menaklukkan 4 SS nyaris sempurna. Di SS 1, kuda pacunya yang mengusung mesin Jeep Compass 7.000 cc itu berhasil finish dengan catatan waktu 3 menit 12,0 detik.

Namun, ada masalah saat SS2. Karena mengalami problem fuel supply, di SS2 ini, kuda pacu Tb Adhi kehilangan tenaga.

“Satu kilometer menjelang garis finish, tiba-tiba mesin tidak bertenaga,” ujar Tb Adhi dalam keterangan persnya, kemarin.

Maka itu, pada malam harinya, teknisi kami langsung bekerja keras semalaman melakukan setting ECU Motec-nya, tambah Bayumurti, manager tim BMB Motorsport.

Hasilnya langsung terlihat di SS berikutnya. Jeep Compass tunggangan Tb Adhi dan Popeye ini tidak mengalami kendala teknis berarti. Pada dua SS terakhir yang digelar pada Minggu (8/9), catatan waktunya yang diraihnya terbilang bagus, yaitu 03 menit 13,0 detik. Sehingga di kelas G 5.4, pasangan pebalap nasional BMB Motorsport – Hascar Group berhasil meraih gelar juara pertama.

Kendati Kejuaraan Nasional Speed & Sprint 2019 yang dihelat Banteng Motorsport ini tidak diikuti sejumlah offroader nasional di kelas bergengsi, nuansa persaingan di trek tetaplah sengit. Haji Atuy Faturrachman yang memegang gelar juara nasional 2018 dan Bimo Pradikto, juara putaran terakhir 2018, tetap hadir untuk memberikan perlawanan sengitnya.

Sementara BMB Motorsport sendiri turun full team. Tim yang bermarkas di Binuang, Kalimantan Selatan ini, juga menurunkan H Rihan Variza, H Adim, dan Adi Indiarto, selain Tb Adhi.

Menurut Bayumurti, Manager Tim BMB Motorsport – Hascar Group, hasil seri pertamanya ini memuaskan. Target terpenuhi dengan gelar juara perorangan di tangan pebalapnya. Namun, di seri berikutnya yang diagendakan di Sirkuit Swarnadwipa Nusantara, Kabupaten Muara Bungo, Jambi, suasana kompetisinya tentu akan lebih seru.

“Ini merupakan sirkuit baru yang memiliki lintasan paling panjang di Tanah Air,” ungkap Bayu.

(mdk/sya)

TOPIK TERKAIT