Mengejar Ketertinggalan dari Negara Lain

Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Solo 29 Juli 2022 11:15
Mengejar Ketertinggalan dari Negara Lain
proyek pembangunan. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya untuk mendorong perekonomian Indonesia. Ke depan, pemerintah optimistis dengan kemampuan Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi terbesar di dunia. Dengan pembenahan di segala aspek seperti infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dari negara lain. Dalam perkembangannya, Indonesia akan memanfaatkan kemajuan teknologi bagi pembangunan.

Permasalahan Sumber Daya Manusia menjadi perhatian tersendiri bagi negara-negara berkembang di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Untuk memenangkan persaingan di pasar bebas yang semakin ketat dibutuhkan sumber daya yang andal, terlebih lagi saat ini perkembangan ekonomi dunia juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus beradaptasi dengan digitalisasi di era pasca pandemi. Indonesia memiliki pasar ritel yang amat besar, yang perlu dirangkum untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi. Program pendampingan digitalisasi UMKM perlu dilakukan melalui edukasi dan pelatihan.

Indonesia memiliki banyak potensi ekonomi untuk terus dikembangkan di masa depan. Potensi itu antara lain pariwisata, fashion, fast moving consumer goods, ataupun untuk gadget, elektronik dan kebutuhan lainnya. Fast Moving Consumer Goods (FMCG) adalah produk yang memiliki putaran omzet dengan cepat, dan biaya yang relatif lebih rendah. Produk FMCG memiliki masa simpan yang relatif singkat karena sifatnya yang cepat rusak, seperti obat-obatan, produk makanan dan minuman kemasan.

Pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol terus menjadi prioritas Pemerintah dalam menghasilkan infrastruktur jalan bebas hambatan yang ekstensif. Sehingga nantinya dapat mendongkrak pemerataan daerah. Sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial yang besar antar daerah. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi

(mdk/has)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini