Anugerah Terindah Lihat Bunga Langka Rafflesia di Hutan Liku9, Bengkulu Tengah

Anugerah Terindah Lihat Bunga Langka Rafflesia di Hutan Liku9, Bengkulu Tengah
OTOMOTIF | 5 Mei 2019 10:20 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Petualangan Terios 7 Wonders 2019 bertema Jelajah Bumi Raflesia di Bengkulu memasuki hari terakhir pada Selasa (30/4). Menjelajahi tujuh pesona alam Bengkulu dengan enam unit All New Terios R deluxe; lima unit transmisi manual dan satu transmisi matik.

Pada hari terakhir ini, rombongan menuju Wonders 4, yakni melihat sunset di Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Rejang Lebong.

Perjalanan melihat sunset penuh perjuangan, karena sahabat Terios 7 Wonders harus melewati 300 anak tangga untuk sampai ke puncak. Selama perjalanan disuguhi panorama bukit-bukit yang sangat indah, perkebunan, dan udara sejuk.

Setelah puas melihat keindahan Bengkulu dari puncak Bukit Kaba, tim meneruskan perjalanan menuju Wonders 5, Taman Konservasi Puspa Langka alias Bunga Bangkai di Lintas Kepahiyang, Kabupaten Kepahiyang, Bengkulu Tengah. Perjalanan menuju Konservasi Puspa Langka dari Bukit Kaba ini memakan waktu dua jam.

Tak banyak yang kami lihat di sini. Karena Bunga Bangkainya sudah mekar, yang ditandai dengan tumbuh buah di bongkolnya. Bunga langka ini akan mekar lagi lima tahun kemudian!

Di tempat ini, kami mendapat penjelasan mengenai perbedaan antara Bunga Bangkai dan Rafflesia Arnoldii. Jadi, beda sekali antara Bunga Bangkai dan Raffesia. Adalah salah besar jika kita menyebut Rafflesia sebagai Bunga Bangka. Sekali lagi itu salah!

Karena bunganya belum mekar (mesti tunggu lima tahun lagi), kami melanjutkan penjelajahan. Kali ini mencari bunga Rafflesia yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu.

Setelah berada di kawasan Hutan Lindung Liku9 di Bengkulu Tengah, kami mendapat informasi ada bunga Raffelasi yang sedang mekar di salah satu lembahnya.

Perlu diketahui, bunga Rafflesia Arnoldii yang tumbuh secara alami ternyata tidak dapat diprediksi tempat mekarnya. Ditemani petugas konservasi dan komunitas penggemar bunga langka, kami akhirnyaa bisa menemukan bunga Rafflesia yang sedang mekar.

"Bunga raffelsia ini berumur 7 hari. Hari ini mekarnya sudah hari ketiga, jadi empat hari lagi Rafflesia ini akan mati," ujar petugas konservasi. (saat berita ini ditulis, besar kemungkinan bunga Rafflesia yang kami temukan sudah mati. Jadi sedih deh).

wonders di bengkulu

©2019 Merdeka.com

Medan Ekstrem Bunga Rafflesia

Indah memang melihat bunga Rafflesia. Suatu anugerah luar biasa bisa berada di kawasan bunga langka ini tumbuh dan mekar. Namun, trek ke sini sangat tidak mudah: Tepatnya di pedalaman hutan di Taba Penanjung, KM 45, di Bengkulu Tengah.

Berada di Hutan Lindung Liku9, Terios yang kami kendarai melewati jalan beraspal menurun-menanjak yang berkelok-kelok mirip ekor legenda naga. Tak heran, kami menemukan kelokan yang sangat patah, sehingga perlu ekstrahati-hati di sini.

Untunglah, All New Terios yang memiliki Emergency Stop Signal yang akan berkedip 4 kali, jika pengemudi melakukan pengereman mendadak. Kemudian fitur Kamera 360-nya memudahkan pengemudi saat melakukan parkir. Fitur-fitur kenyamanan lainnya, seperti jok yang ergonomis membuat nyaman selama perjalanan, three row speaker, three row power outlet, dan bagasi luas sehingga muat peralatan untuk segala perlengkapan trekking.

Ya, trek ke tempat Rafflesia mekar sangatlah ekstrem. Sepetak jalan alami. Tak ada anak tangga. Hanya akar-akar pohon yang melintang di tanah basah ini menjadi penyangga kami saat turun. Daun dan ranting pohon yang lebat cukup menghalangi kami. Mesti hati-hati, jika tidak kami bisa tergelincir dan jatuh ke bawah.

Separuh perjalanan di hutan tadah hujan ini, kami menyaksikan pohon-pohon sudah ditebang secara liar. Entah ulah siapa. "Ini ulah pembukaan lahan untuk perkebunan. Inilah salah satu tantangan kami di sini," ungkap petugas konservasi yang menemani turun ke bawah menemukan Rafflesia.

Makin ke bawah dan dalam, trek makin sulit dengan tingkat kelebatan hutan makin tinggi. Makin hati-hati, karena banyak pohon rotan di sini. Setelah menuruni bukit nan terjal hampir 30 menit, di satu sudut tampak bunga Rafflesia mekar. Indah dan lega rasanya, karena kami juga sudah sangat capek (terbayang jalur pulang yang mendaki)

wonders di bengkulu

©2019 Merdeka.com

Setelah puas berfoto dengan bunga langka ini, Sahabat Daihatsu langsung menuju wonders 7; Bukit Kandis untuk melakukan panjang tebing.

Masih dengan All New Terios, kami menuju finish line di kaki Bukit Kandis, Bengkulu Tengah. Rombongan langsung disambut Eka Nurmeini, Kabid Pengembangan Pariwisata Disparbud Kabupaten Bengkulu Tengah dan Rudy Ardiman, Corporate Planning dan Communication Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

“Di Terios 7 Wonders Bengkulu ini, kami berharap Sahabat Daihatsu mendapatkan pengalaman dan cerita unik serta berkesan tentang keindahan alam Bengkulu. Nantikan petualangan Terios 7 Wonders berikutnya,” pungkas Rudy Ardiman.

Ah, senangnya menjelajahi 7 pesona alam di Bumi Rafflesia, Bengkulu! (mdk/sya)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5