Berawal dari Pulo Gadung, Jejak Suzuki Membangun Industri Otomotif Indonesia

Berawal dari Pulo Gadung, Jejak Suzuki Membangun Industri Otomotif Indonesia
New Suzuki Carry Pick Up Luxury. ©2020 Merdeka.com
OTOMOTIF | 5 Oktober 2020 15:56 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Industri otomotif di Indonesia dibangun oleh beberapa merek otomotif duniaterutama asal Jepang di tahun 1970-an. Salah satu merek perintis di industri ini adalah Suzuki dengan membangun fasilitas perakitan di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Tahun ini Suzuki merayakan eksistensi 50 tahun di republik ini. Di usia 50 tahun, Suzuki termasuk kelompok elite industri otomotif RI.

"Di industri otomotif Indonesia, populasi unit mobil Suzuki mencapai dua juta unit di akhir 2019 baik pasar domestik maupun ekspor," ujar Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales, dalam diskusi virtual dengan Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), pekan lalu.

Menurut Donny, selain pencapaian populasi dua juta unit kendaraan, pencapaian manufaktur Suzuki juga tidak kalah. Berawal dari Pulo Gadung, saat ini Suzuki Indonesia memiliki empat lokasi pabrik, yakni Cakung, Tambun 1, Tambun 2, dan Cikarang.

Tingkat komponen lokalnya juga tinggi, bahkan pabrik untuk mesin dan transmisinya hadir di Cakung dan Cikarang.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, kapasitas produksi mobil Suzuki mencapai 320 ribu unit. Nomor dua terbesar di Indonesia.

Namun, volume produksinya saat ini baru 125 ribu unit dengan tujuan pasar domestik dan ekspor.

"Tingkat komponen lokal kami sudah lebih dari 85 persen. Sejak awal 1970-an, sumbangsih Suzuki ke Indonesia tidak hanya menjual produk otomotif, tapi juga membantu ekonomi dengan ekspor ke banyak negara," ujar Donny.

Per Agustus tahun ini, volume ekspor mobil utuh (CBU) Suzuki naik 12 persen menjadi 24.309 unit. Pangsa pasarnya pun meningkat jadi 18,2 persen. Selain CBU, Suzuki juga mengekspor secara terutai (CKD).

Sebagai gambaran juga, pada tahun lalu Suzuki berhasil mengekspor 66.433 unit mobil ke 52 negara tujuan. Pencapaian ekspor ini terdiri dari 26.820 unit CKD dan 39.613 unit CBU.

Kontribusi terbesar ekspor Suzuki datang dari model All New Ertiga, sebesar 27.318 unit CBU atau berkontribusi 41,1 persen. Model kedua, Karimun Wagon R, dengan kontribusi 21.936 unit CKD (33 persen).

Baca Selanjutnya: Pangsa Pasar Whole Sales Juli...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami