Bisnis Raksasa Otomotif Astra Grup Turun Hampir 50 Persen Kala Pandemi

Bisnis Raksasa Otomotif Astra Grup Turun Hampir 50 Persen Kala Pandemi
Menara Astra International. ©2019 Merdeka.com
OTOMOTIF | 18 Januari 2021 12:44 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Bisnis otomotif perusahaan raksasa PT Astra International Tbk tertekan pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data whole sales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) 2020, penjualan mobil Astra Grup mencapai 270.076 unit. Turun 49,6 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 535.402 unit.

Dalam keterangan persnya, Astra Grup meraih pangsa pasar 51 persen di pasar mobil nasional tahun lalu yang mencapai 532.027 unit. Pangsa pasarnya 1 persen turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 52 persen.

Astra Grup mengelola lima merek otomotif di Indonesia, yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot. Di roda dua, Astra juga mengelola merek Honda.

Di segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC), Astra Grup mencatat penjualan 72.780 unit dengan pangsa pasar 70 persen.

Di segmen LCGC, Astra memiliki model Toyota Agya dan Calya, serta Daihatsu Ayla dan Sigra.

"Kami menutup tahun 2020 dengan peningkatan penjualan mobil pada Desember. Kami berharap kenaikan penjualan tersebut dapat berlanjut pada awal 2021 ini, sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional,” ujar Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications Astra, dalam rilisnya, Senin (18/1).

Di non-Astra Grup, penjualan mobilnya tercatat 261.951 unit. Kelompok ini diwakili empat merek utama, yakni Mitsubishi, Honda, Suzuki, Nissan, dan lain-lain. (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami