Diskon Besar di Level Diler, Daihatsu: Diskon Besar Percuma bila Daya Beli Turun

Diskon Besar di Level Diler, Daihatsu: Diskon Besar Percuma bila Daya Beli Turun
OTOMOTIF | 19 Juni 2020 17:58 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Lesunya penjualan mobil per Mei tahun lalu mendorong pihak diler melakukan promosi penjualan secara masif termasuk iming-iming diskon besar. Tujuannya untuk menarik konsumen otomotif meski pasar cenderung lesu akibat pandemi Covid-19.

Bagaimana pandangan pabrikan Daihatsu Indonesia soal ini?

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan pasar mobil sangat didukung faktor daya beli konsumen. Jadi diskon sebesar apa pun, bila daya belinya menurun, tidak mampu membuat konsumen membeli mobil. Daya beli ini bergantung pada Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) negara.

"Kami melihat GDP Indonesia diprediksi di kuartal III ini minus 3,4 persen. Maka itu, kami memprediksi penjualan mobil di Juni tidak akan naik banyak, karena daya beli masyarakat juga belum maksimal," ujar Amelia Tjandra dalam diskusi virtual, Jumat siang (19/6).

Menurutnya, saat pasar lesu, bisa saja diskon besar-besaran diberikan supaya bisa memberikan uang muka (DP) rendah. Namun, pihak perusahaan pembiayaan juga sangat hati-hati sekarang bila memberikan DP murah.

Karena kendala bisnis pembiayaan di masa pandemi ini juga besar sekali sehingga mereka menjaga betul kesehatan perusahaannya.

Baca Selanjutnya: Diskon Normal Jaga Kesehatan Diler...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami