Dispekulasi Pindah ke Hyundai, Ini Jawaban Jonfis Fandy, Mantan Bos Honda

OTOMOTIF | 7 Agustus 2019 13:24 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Ikon PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, memutuskan mengundurkan diri atas kemauan sendiri dari pabrikan otomotif yang membesarkannya. Jonfis sudah berkarir sekitar 20 tahun di HPM dengan jabatan terakhir Direktur Pemasaran dan Aftersales Services.

Nama Jonfis memang ikonik bagi merek Honda (mobil) di industri otomotif Indonesia. Sebagai orang lokal, ayah tiga anak ini menjadi ujung tombak pabrikan otomotif Jepang ini berkomunikasi dengan konsumen dan media. Setiap acara Honda selalu menghadirkan Jonfis sebagai narasumbernya. Penampilannya yang tenang dan selalu menjawab segala pertanyaan media menjadikan Jonfis tokoh 'darling' wartawan otomotif nasional.

Menurut media monitoring Binokular, sepanjang 2018, narasumber yang pernyataannya paling banyak dipublikasikan oleh media adalah Jonfis Fandy. Jumlahnya mencapai 2.498 kutipan. Jonfis mengalahkan Fransiscus Soerjopranoto (Executive General Manager Toyota Astra Motor) dan Amelia Tjandra (Marketing Director Astra Daihatsu Motor) yang berda di posisi kedua dan ketiga.

Pengunduran diri Jonfis yang terkesan mendadak pun menimbulkan spekulasi. Seperti dia akan pindah ke Hyundai Indonesia. Ini bisa dimaklumi, karena Hyundai baru saja kehilangan nahkodanya, setelah Mukiat Sutikno menjadi orang nomor satu di Bridgestone Indonesia per Juli lalu.

Jonfis tidak menyebutkan tujuannya keluar dari HPM. Dia hanya membenarkan dirinya sudah mengundurkan diri dari HPM dan mengucapkan terima kasih banyak atas dukungannya selama ini. Serta meminta permohonan maaf, jika ada yang tidak berkenan selama diirnya bekrja di HPM.

"Belum ada rencana," kata Jonfis menjawab Merdeka.com saat ditanya apakah pindah ke pabrikan Korea, Hyundai.

Pada Selasa (6/8), Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Honda Prospect Motor memutuskan perubahan struktur organisasi pada dewan direksinya. Pasalnya, terhitung sejak Juli 2019, salah satu anggota direksi perusahaan, Jonfis Fandy selaku Director in charge of Marketing and After Sales Services (3S: Sales, Spare Part and Services) and IT (Information Technology), mengajukan permohonan pengunduran diri kepada pemegang saham perusahaan atas kemauan sendiri.

Setelah RUPS menyetujui pengunduran diri Jonfis, maka susunan baru direksi HPM sebagai berikut:
1. Takayuki Uotani, sebelumnya Director Business and Product Planning, menjadi Director Product Planning and Sales & Marketing.

2. Nobuyoshi Noda, sebelumnya Director Finance and Accounting, menjadi Director Finance and Accounting and IT

3. Yusak Billy menjadi Director Business Innovation and Sales & Marketing.

Untuk area aftersales services, direksi telah mengangkat seorang deputy director, yakni Kenichi Tanaka. Dia akan bertanggung jawab pada area Customer First After Sales Operation.

(mdk/sya)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com