Ekonomi melambat, penjualan otomotif di JFK justru menggila

Ekonomi melambat, penjualan otomotif di JFK justru menggila
Jakarta Fair (Foto: Nazar)
OTOMOTIF | 26 Juni 2015 16:21 Reporter : Otosia.com Sumber:

Merdeka.com - Pertumbuhan ekonomi yang melambat hingga hanya bergerak 4,7 persen pada kuartal pertama tahun ini memberikan dampak pada industri otomotif nasional. Bahkan geliat investasi di ranah industri otomotif tahun ini diprediksi badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menurun.

 penjualan otomotif di jfk justru menggila d7549b

Secara umum eknonomi boleh saja memukul industri otomotif, namun yang terjadi di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) justru nilai transaksi otomotif mencapai triliunan rupiah selama 2 Minggu. Hasil ini menempatkan sektor otomotif menjadi penyumbang terbesar transaksi di JFK.

Pengamat Ekonomi Purbaya Sadewa melihat geliat transaksi otomotif di JFK tidak terlepas dari promo-promo serta diskon yang disajikan agen pemegang merek otomotif. Ini kemudian menggugah hasrat masyarakat untuk membeli kendaraan. Justru saat ini, katanya, penjualan otomotif terpusat di Jakarta Fair.

 penjualan otomotif di jfk justru menggila 75c07e

"Saat ini juga sudah masuk Ramadhan, biasanya banyak yang pulang kampung ingin pamer pulang kampung. Tapi sebenarnya diprediksi melambat. Kalau di Jakarta Fair tumbuh, berarti ada perpindahan penjualan ke Jakarta Fair. Mungkin karena diskon dan promonya," ujar Purbaya.

Padahal, lanjutnya, biasanya di tengah perlambatan ekonomi masyarakat menahan diri untuk menghamburkan uangnya dan hanya mementingkan kebutuhan primer. Namun, perang diskon yang dilakukan oleh pelaku otomotif di Jakarta Fair seakan tidak bisa ditolak oleh masyarakat.

"Jakarta Fair memang terlalu menarik untuk ditolak. Kalau saya lihat indeks kepercayaan konsumen terhadap mereka masih tinggi," tandasnya.

 penjualan otomotif di jfk justru menggila bfb431

Sementara itu, beberapa waktu yang lalu, Direktur Marketing Ralph Scheunemann mengungkapkan penjualan salah satu tenant otomotif cukup fantastis. Padahal masih dalam minggu-minggu awal.

"Ada salah satu tenant yang menjual sepeda motor pada memasuki minggu pertama sudah laku 600 unit. Kemudian pada satu minggu sudah 1.800 unit. Setelah 2 minggu sudah mencapai hampir 3.000 unit. Padahal targetnya dia 6.000 unit. Jakarta Fair ada 5 minggu lebih, apa lagi minggu-minggu terakhir pengunjung akan meningkat," terangnya.

(kpl/nzr/lrs)

TOPIK TERKAIT


Sumber: Otosia.com

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami