Ekspor Skutik Honda BeAT Melejit 43 Persen per September

OTOMOTIF | 21 Oktober 2019 15:16 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Sepeda motor Honda BeAT menjadi pilihan favorit pecinta sepeda motor skutik di pasar Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan kinerja ekspor September tahun ini yang naik 43 persen sebanyak 14.256 unit. Peningkatan ekspor ini mencerminkan kualitas Honda BeAT yang tak hanya sukses menjadi motor terlaris di Indonesia, tapi juga memiliki daya saing di pasar motor internasional.

Berdasarkan data Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) September tahun ini, ekspor sepeda motor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) tercatat 79.798 unit. Kontribusi ekspor tertinggi datang dari segmen skutik, yaitu 60.169 unit. Diikuti segmen sport 10.598 unit dan segmen motor bebek 9.031 unit.

Volume ekspor Honda yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) tercatat 33.974 unit dan berkontribusi 42 persen terhadap total ekspor sepeda motor nasional. Berdasarkan data internal perusahaan, pertumbuhan ekspor AHM tersebut didorong kontribusi Honda BeAT yang terus meningkat menjadi 14.256 unit pada September tahun ini secara tahunan.

General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan, pihaknya terus menyuguhkan produk sepeda motor Honda yang memiliki daya saing kuat di pasar global, baik dari sisi kualitas maupun desain. Peningkatan ekspor Honda BeAT merupakan salah satu bentuk kepercayaan konsumen negara lain untuk menjadikan skutik Honda sebagai pilihan dalam berkendara.

“Kami senantiasa berupaya menghadirkan sepeda motor dengan desain terkini dan performa andal, seperti Honda BeAT yang diakui memiliki kualitas produk yang mumpuni untuk dipasarkan di negara lain. Kami akan terus meningkatkan kontribusi produk anak bangsa di pasar motor internasional sehingga dapat memberikan kebanggaan untuk bangsa kita melalui ekspor Honda BeAT dan juga beragam model sepeda motor Honda lainnya ke berbagai negara,” ujar Kurniawati dalam rilisnya, Senin (21/10).

Honda BeAT merupakan skutik pertama yang diimpor AHM ke pasar ASEAN sejak Mei 2015. Model ini telah diekspor ke Filipina sebanyak 84.192 unit sepanjang tahun ini. Honda BeAT dibekali dengan mesin 110 cc enhanced Smart Power (eSP) yang terintegrasi dengan ACG starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara.
Teknologi ini menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS) yang mampu mematikan mesin saat berhenti lebih dari 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi.

Periode Januari-September tahun ini, AHM telah mengirimkan 214.396 unit sepeda motor Honda dalam bentuk CBU dan 223.300 set dalam bentuk terurai (CKD/Completely Knocked Down). Ekspor unit motor dalam bentuk CBU tersebut didistribusikan ke beberapa negara seperti Filipina dan Bangladesh. Sementara itu, ekspor motor Honda secara CKD memiliki beberapa negara tujuan yaitu Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Kamboja.

(mdk/sya)