Fitur Sunroof-Panoramic Identik sebagai SUV Premium
OTOMOTIF | 7 Februari 2019 10:41 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Tahun 2019 baru jalan satu bulan, Wuling Motors langsung memberi tekanan kepada kompetitornya di Indonesia.

Ya, pada akhir Januari lalu, pabrikan otomotif China ini tancap gas dengan memperkenalkan mobil baru, yang bermain di segmen sport utility vehicle (SUV), Wuling Almaz, meski secara terbatas kepada media.

Meski belum diluncurkan, pekan ini Wuling Motors sudah menerima pre-booking mobil yang platform-nya berbagi dengan Baojun 530, MG Hector, dan New Chevrolet Captiva yang dipasarkan di beberapa negara. Ini bisa dimaklumi lantaran ketiganya adalah produk bersama hasil karya SAIC-General Motors-Wuling (SGMW).

Sirkuit Sentul Bogor menjadi saksi betapa menariknya mobil SUV ini di mata media dengan penawaran paket teknologi cerdas. Sungguh, Wuling Almaz berlimpah fitur menarik, seperti mesin 1,5 turbocharger, transmisi CVT 8-percepatan, dan fitur keamanan aktif; traction control system (TCS), auto vehicle holding (AVH), electronic stability control (ESC), cruise control, ABS, EBD, dan BA. Diambil dari Bahasa Arab, Almaz yang artinya diamond (berlian), memang mempesona kami pada kencan pertama saat itu.

Di event first impression Wuling Almaz di Sirkuit Sentul, akhir Januari lalu, kabin mobil SUV yang dipersiapkan dirilis pada kuartal pertama 2019 ini patut diberi apresiasi tinggi. Sebab terkesan premium dan berkualitas tinggi. Lihat saja sistem audionya yang menggunakan layar sentuh dengan lebar 10,4 inci (saya pikir, layar sentuh terbesar di kelasnya). Joknya full electric berbalut kulit nan mewah. Impresi SUV premium nan mewah menyelimuti Almaz, meski Wuling Motors belum mengumumkan resmi harga jualnya.

Tapi, Merdeka.com sangat tertarik dengan fitur panoramic roof yang berkombinasi sunroof nan memanjang hingga baris kedua. Membuat suasana duduk di jok kedua menawarkan nuansa berbeda. Lapang pasti dan saat mata Anda tertuju ke atas, pemandangan luar biasa memanjakan mata kita.

Biasanya fitur sunroof ada di mobil premium. Namun, Wuling Almaz memberi lebih dengan menawarkan fitur sunroof plus panoramic roof full hingga baris kedua.

Fitur sunroof ini memberikan suasana istimewa bagi pengendara. Udara dan sinar matahari menyentuh wajah dan kulit pengendara. Rasa kebebasan berkendara yang sungguh menyenangkan.

Tak heran, saat fitur sunroof ini dipasarkan pertama kali, sekitar 1960-an di Amerika Serikat, model iklannya mengeluarkan anggota badannya sambil merentangkan kedua tangannya laksana sayap burung!

wuling almaz diperkenalkan 2019 Merdeka.com

Nuansa SUV Premium

Mobil komersial yang menawarkan fitur sunroof adalah Ford Thunderbird pada 1960. Meski pabrikan Amerika yang pertama memasarkan fitur sunroof, pabrikan otomotif Eropa lah yang mempopulerkannya. Seperti Volvo, BMW, Mercedes-Benz, dan Volkswagen. Kemudian diikuti oleh pabrikan Jepang dengan berbagai variannya.

Philips von Sahr, Presiden BMW India, mengatakan, fitur sunroof menambahkan dimensi berbeda sebuah mobil, seperti dikutip dari laman Economictimes.com.

Sunroof memberikan penumpang pemandangan langit, menjaga ventilasi mobil, dan merasakan sinar matahari, serta menciptakan sensasi ruang terbuka, ujar Sahr.

Selain itu, fitur sunroof mengesankan mobil makin keren dan bergaya. Karena kini hampir seluruh model mobil penumpang mewah menawarkan fitur sunroof. Mulai dari Mercedes-Benz, Audi, BMW, Land Rover, Toyota, Honda, dan kini Wuling Almaz di Indonesia, dengan harga lebih masuk akal khas pabrikan asal China ini.

(mdk/sya)