Google Indonesia: Konsumen Beli Mobil via Online Meningkat, Laman Diler Jadi Rujukan

Google Indonesia: Konsumen Beli Mobil via Online Meningkat, Laman Diler Jadi Rujukan
OTOMOTIF | 14 Agustus 2020 18:53 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Google Indonesia merilis insights dan hasil survei pelanggan di sektor otomotif masa pandemi Covid-19. Hasilnya antara lain menunjukkan meski sebagian besar konsumen Google saat ini menunda membeli mobil, Google Trends menunjukkan bahwa minat membeli mobil tetap tinggi.

Menariknya, konsumen kini mau membeli mobil via online dan hasil survei memperlihatkan bahwa mayoritas konsumen mau membeli di situs resmi produsen mobil. Singkatnya, saluran pembelian online semakin berperan penting dalam customer journey.

Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia, memaparkan periode April-Juni jumlah pengguna yang mengharapkan pengalaman menyenangkan di laman resmi produsen naik, dari 21 persen ke 36 persen.

Kemudian sebanyak 43 persen responden mau membeli mobil via online dengan mayoritas pembeli (71 persen) ingin membeli mobil langsung dari laman diler. Sisanya (22 persen) bersedia membeli mobil lewat e-commerce.

Terjadi kenaikan pesat jika dibandingkan survei tahun lalu yang hanya 4 persen konsumen siap membeli mobil via online.

“Cara masyarakat Indonesia dalam mencari konten yang relevan, melakukan riset, dan membeli mobil kini lebih bergeser ke online yang didominasi oleh orang-orang berusia 18-35 tahun,” ujar Randy Jusuf, Jumat (14/8).

Kami melihat ada perubahan yang cepat di industri otomotif. Bukan hanya karena pandemi, tapi juga karena perubahan kebiasaan pengguna. Orang-orang yang mau membeli mobil sekarang lebih suka mencari via online, dan seiring perubahan perilaku pengguna, industri mobil juga harus beradaptasi, kata Randy.

Menurut hasil survei konsumen Google yang diikuti 1.000 responden di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, dalam situasi sekarang ini produsen mobil perlu mengambil sejumlah langkah penting untuk menaikkan penjualan.

Google menyarankan tiga cara agar perusahaan otomotif dapat menarik minat pelanggan di masa menantang seperti sekarang ini. Yakni memberikan informasi lengkap di situs resmi perusahaan dengan fokus khusus pada situs seluler. Kedua, meningkatkan kemampuan belanja online sebagai saluran pembelian utama, dan menawarkan lebih banyak promosi.

Baca Selanjutnya: Indonesia Otomotif Online Festival: 25-29...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami