Kinerja Daihatsu Indonesia per Mei: Pangsa Pasar Naik Jadi 18,4 persen

Kinerja Daihatsu Indonesia per Mei: Pangsa Pasar Naik Jadi 18,4 persen
OTOMOTIF | 10 Juni 2020 19:10 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Per Mei tahun ini, pasar otomotif Indonesia masih mengalami penurunan. Daya beli masyarakat yang terus menurun dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di banyak tempat menjadi alasan utama pasar lesu.

Pasar otomotif nasional periode Januari–Mei tahun ini mencapai 260 ribu unit atau turun 40 dibandingkan periode sama tahun lalu. Pasar Daihatsu, sebagai pemain utama otomotif Indonesia, juga demikian.

Penjualan ritel Daihatsu menjadi 48.019 unit per Mei, turun 39 persen dari tahun lalu. Namun, penurunannya lebih kecil dari penurunan pasar secara nasional, sehingga pangsa pasar Daihatsu mengalami kenaikan, dari 18 persen menjadi 18,4 persen.

Penjualan ritel Daihatsu secara model, tetap didominasi model Sigra dengan raihan 13.846 unit atau berkontribusi 28,8 persen. Diikuti Gran Max Pick-up 9.483 unit (19,7 persen), dan Terios 7.687 unit (16 persen).

“Memasuki Juni, sudah banyak area di Indonesia yang melakukan relaksasi PSBB, sehingga roda perekonomian mulai menggeliat kembali. Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi nasional,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rabu (10/6).

Baca Selanjutnya: Whole Sales Daihatsu 0 Unit...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami