Kinerja Toyota Indonesia di Asia: Masih 'Kalah' dari Thailand dan Taiwan di April

Kinerja Toyota Indonesia di Asia: Masih 'Kalah' dari Thailand dan Taiwan di April
OTOMOTIF | 3 Juni 2020 09:22 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Penjualan Toyota Motor Corporation (TMC), induk usaha PT Toyota-Astra Motor, di April tahun ini merosot 46 persen menjadi 423 ribu unit dibanding bulan sama tahun lalu, seperti dikutip dari laman resmi TMC, akhir Mei lalu.

Ini penjualan mobil Toyota saja di seluruh dunia, di luar penjualan Daihatsu dan Hino yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh TMC.

Secara global, pasar Asia berkontribusi cukup besar bagi TMC, yakni 42 persen atau setara 178 ribu unit di April, saat pandemi Covid-19 semakin memuncak di banyak negara.

Di pasar Asia, China termasuk Hong Kong dan Makau, berkontribusi terbesar dengan volume penjualan 143 ribu unit.

Lantas di mana posisi Indonesia April lalu?

Di luar China, penjualan Toyota Indonesia berada di peringkat ke-3 dengan volume 8.486 unit.

Indonesia 'kalah' dari Thailand yang mencatat penjualan 11.084 unit, tertinggi kedua setelah China. Penjualan terbesar berikutnya adalah Taiwan 10.743 unit.

1 dari 1 halaman

Penurunan Toyota Indonesia di Peringkat ke-5

booth toyota indonesia di giias 2019

©2019 Merdeka.com

Itu dari sisi volume penjualan di April. Sementara dari sisi penurunan penjualan, menurut data TMC, penjualan Toyota Indonesia turun 68 persen secara tahunan. Namun, penurunan Toyota Indonesia bukanlah yang terbesar.

Penurunan 68 persen itu membawa Toyota Indonesia berada di peringkat ke-4 di kawasan Asia. Di peringkat ke-5 ada Korea Selatan, yang mencatat penurunan 66,5 persen menjadi 771 unit.

Ternyata negara yang alami penurunan terbesar bagi Toyota di Asia adalah Malaysia dan Filipina, masing-masing tercatat turun 99,8 persen dan 99,7. Di dua negara itu, penjualan Toyota tinggal 13 unit dan 36 di April lalu. Pakistan juga alami penurunan besar, yakni 94,8 persen, menjadi 311 unit.

Sedangkan negara yang penurunannya terendah adalah Taiwan dan Vietnam, masing-masing hanya turun 6,8 persen dan 32,4.

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5