KTB Sosialisasikan Regulasi Karoseri dan Kendaraan Niaga

OTOMOTIF | 12 Januari 2019 12:23 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, mengadakan program sosialisasi dan edukasi terkait regulasi pemerintah tentang kendaraan niaga dan rancang bangun karoseri. Edukasi tersebut dibuat dalam acara bertajuk Karoseri Gathering, di kantor pusat KTB Pulomas, Jakarta Timur, kemarin (10/1).

Acara tersebut dihadiri perwakilan manajemen KTB, Kementerian Perhubungan, 28 pengusaha karoseri, dan dilelr-diler Mitsubishi Fuso.

Dalam kesempatan tersebut, KTB menyatakan dukungannya terhadap regulasi-regulasi baru yang diterapkan pemerintah, serta membantu pemerintah mensosialisasikannya kepada konsumen, diler, dan mitra karoseri. KTB juga mengimbau industri karoseri di Tanah Air dapat meningkatkan kualitas dan standar tinggi pada proses pembuatan rear body kendaraan guna meraih kepuasan konsumen.

Duljatmono, Direktur Sales and Marketing KTB, mengatakan, Karoseri merupakan mitra bisnis yang sangat penting bagi Mitsubishi Fuso, dalam menyediakan kendaraan niaga yang memberikan performa sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, agen pemegang merek (APM) dan karoseri juga perlu memperhatikan aspek keselamatan dalam berkendara dan berlalu lintas sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Program ini bukti nyata Mitsubishi Fuso tidak hanya menyediakan produk professional, tapi juga menyediakan komunikasi profesional khas Mitsubishi Fuso yang informatif bagi seluruh pelaku bisnis.

Pada kesempatan tersebut, kepada para peserta, KTB juga menjelaskan arah bisnis kendaraan niaga pada 2019, serta optimismenya bersama produk medium duty truck terbaru, Fighter, yang akan diluncurkan pada awal 2019.

Direktur Sarana Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Sigit Irfansyah, mensosialisasikan regulasi pemerintah terkait Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) kendaraan secara online. Serta aturan mengenai rancang bangun yang sesuai dengan dengan ketentuan pemerintah.

"Truk merupakan kendaraan transportasi bisnis yang erat kaitannya dengan muatan. Tidak heran jika saat ini masih banyak konsumen yang belum membuat rancang bangun sesuai dengan regulasi untuk memenuhi profit bisnisnya." ujar Sigit.

(mdk/sya)

TOPIK TERKAIT