Menunggu pertarungan baru Toyota Vs Mitsubishi di low MPV 1.5L

OTOMOTIF | 22 Mei 2018 14:41 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Sadar bahwa pasar Toyota Avanza semakin tertekan oleh pesaing baru, terutama Mitsubishi Xpander, PT Toyota-Astra Motor (TAM) berencana merilis model baru di segmen low MPV di Indonesia.

Di segmen pasar mobil terbesar di Tanah Air ini, Toyota memiliki punya dua varian, yakni Avanza dan Avanza Veloz yang bermesin 1.5L.

Informasi tersebut disampaikan F Soerjopranoto, Executive General Manager TAM, kepada Merdeka.com, baru-baru ini. Sayang, pria tinggi besar yang biasa disapa Soeryo ini enggan membuka rahasia lebih dalam soal model baru mobil MPV-nya ini.

"Pokoknya bakal ada model baru di segmen small MPV Toyota. Tungga saja waktunya. Pokoknya akan ada komunitas mobil mobil low MPV baru di Toyota Indonesia," ujarnya sambil tertawa kecil.

Jika melihat wholesales Toyota Avanza periode Januari-April 2018, Toyota Indonesia memang pantas khawatir. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan, penjualan 'mobil sejuta umat' Toyota ini sudah kalah dari Mitsubishi Xpander.

Lihat saja, volume penjualan Avanza tercatat 28.330 unit selama empat bulan pertama tahun ini, sedangkan Xpander tercatat 29.069 unit, naik lebih dari 200 persen dari tahun lalu!

Tren penjualannya diprediksi terus meningkat, bila melihat jumlah indennya yang tembus 66 ribu unit sejak debut di Agustus tahun lalu. Bahkan laju penjualan Xpander sudah mengalahkan secara signifikan pesaing lawasnya, seperti Honda Mobilio, Suzuki Ertiga (versi all new Ertiga sudah dipasarkan pada April ini), Wuling Confero S, dan saudara kembar Avanza, Daihatsu Xenia.

Maka itu, wajar saja bila Toyota perlu bertindak cepat melihat laju penjualan Mitsubishi Xpander tersebut. Dari penelusuran Merdeka.com, model baru low MPV Toyota yang akan diluncurkan kemungkinan model baru, pengganti Toyota Avanza Veloz, karena menggunakan mesin 1.500 cc, sama dengan Xpander. Namun, ini belum terkonfirmasi, jadi bisa Veloz tetap dipertahankan. Apalagi jika melihat pernyataan Soerjo: "Bakal ada komunitas mobil low MPV baru di Toyota Indonesia."

Bayang-bayang
Selama ini Veloz berada di bawah bayang-bayang Avanza sebagai mobil low MPV Toyota. Mereknya tidak pernah benar-benar melejit menjadi merek mobil low MPV Toyota yang memiliki kesan sporty lebih kuat dibandingkan Avanza. Dari sisi penjualan pun tidak menonjol pula.

Tipe Avanza 1.5 G MT, penjualan di Januari-April tahun ini, hanya 547 unit. Sedangkan Veloz 1.5 MT BMC lebih banyak; 3.840 unit dan Veloz 1.5 AT BMC terjual 1.638. Jika ditotal, Toyota Avanza/Veloz varian mesin 1.5 hanya mencatat penjualan 6.015 unit, hanya berkontribusi 21 persen terhadap total penjualan Toyota Avanza.

Nah, mungkin dengan model baru yang benar-benar fresh dari sisi desain dan spesifikasi, model low MPV Toyota bermesin 1.5L ini bakal bisa menyaingi Xpander yang sangat sporty. Nama besar dan reputasi merek Toyota masih paling tinggi di mata konsumen otomotif Indonesia. Dukungan jaringan diler dari Astra International merupakan satu kekuatan yang tidak dimiliki Mitsubishi di Indonesia.

So, mari kita tunggu pertarungan baru Toyota dan Mitsubishi di low MPV 1.5!

(mdk/ara)