Meski Pandemi, Pasar Indonesia Nomor Satu bagi Toyota Asia per April

Meski Pandemi, Pasar Indonesia Nomor Satu bagi Toyota Asia per April
OTOMOTIF | 2 Juni 2020 17:37 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Toyota Motor Corporation (TMC), induk usaha PT Toyota-Astra Motor, melaporkan penjualan mobil Toyota periode Januari-April tahun ini turun 20 persen jadi 2,5 juta unit dibandingkan periode sama tahun lalu (secara tahunan).

Penurunan penjualan ini disebabkan banyak negara di Asia menghentikan operasi dilernya demi mencegah penyebaran Covid-19 sejak Maret lalu. Volume itu di luar penjualan Daihatsu dan Hino yang mayoritas sahamnya dimiliki TMC.

Volume penjualan di luar Jepang mencapai 1,9 juta unit dengan penjualan kawasan Asia mencapai 702.133 unit.

Untuk Asia, pasar China termasuk Hong Kong dan Makau tetap berkontribusi terbesar, yakni 413 ribu unit. Turun 15,5 persen secara tahunan.

Menariknya, di luar China, ternyata pasar Toyota terbesar berikutnya adalah Indonesia dengan volume 75.356 unit.

Indonesia lebih besar dari pasar Thailand yang memiliki penjualan 67.245 unit. Pasar besar berikutnya ada Taiwan (46.027), Filipina (25.732), dan Vietnam (16.920). Itulah kelompok lima besar Toyota di Asia.

Sementara di sisi penurunan, pasar yang alami penurunan terbesar adalah Korea Selatan, yakni 62,4 persen. Disusul Pakistan (49,7 persen), Malaysia (45,3), Filipina (42,8), dan Thailand (40,6 persen).

Indonesia sendiri di luar kelompok lima besar itu, tepatnya di peringkat ke-6, dengan penurunan penjualan hanya 26,9 persen.

1 dari 1 halaman

Pasar Malaysia dan Filipina Turun Terbesar di Asia

debut global toyota yaris cross 2020

©2020 Merdeka.com

Sementara penjualan di April tahun ini, pasar Asia berkontribusi sebesar 178 ribu unit atau setara 42 persen terhadap total penjualan Toyota global yang anjlok 46 persen menjadi 423 ribu unit.

China termasuk Hong Kong dan Makau masih berkontribusi terbesar dengan volume 143 ribu unit.

Di mana posisi Indonesia di April lalu?

Dibandingkan negara-negara lain di Asia, di luar China, penjualan Toyota Indonesia hanya nomor tiga dengan volume 8.486 unit, setelah Thailand (11.084 unit) dan Taiwan (10.743).

Penjualan Toyota Indonesia itu turun 68 persen secara tahunan. Namun, penurunan Toyota Indonesia bukanlah yang terbesar.

Menurut data TMC, di Asia pasar Toyota mengalami penurunan terbesar ada di Malaysia dan Filipina, masing-masing turun 99,8 persen dan 99,7. Di dua negara itu, penjualan Toyota hanya 13 unit dan 36.

Pakistan juga mengalami penurunan besar, yakni 94,8 persen, menjadi 311 unit.

Sedangkan negara yang alami penurunan terendah adalah Taiwan dan Vietnam, masing-masing hanya turun 6,8 persen dan 32,4.

Indonesia hanya berjarak sedikit dari Korea Selatan, yang mana penjualan Toyota turun 66,5 persen menjadi 771 unit.

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5