Mitsubishi Kejar Recall Fuel Pump Xpander, Kini Tinggal 29 Persen

Mitsubishi Kejar Recall Fuel Pump Xpander, Kini Tinggal 29 Persen
mitsubishi xpander limited dirilis di IIMS 2019. ©2019 Merdeka.com
OTOMOTIF | 5 Agustus 2021 08:16 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Mitsubishi Motors Indonesia melaporkan program recall atau kampanye perbaikan untuk komponen fuel pump (pompa bahan bakar) model Xpander telah mencapai 71 persen. Pabrikan mengincar sisanya, sekitar 29 persen, dapat dicapai hingga akhir tahun ini.

Kampanye perbaikan pompa bahan bakar Xpander mulai dijalankan pada medio tahun lalu yang menyasar 139.111 unit Xpander tahun produksi 2017-2019. Konsumen dengan nomor mobil terdaftar bisa melakukan pergantian di diler resmi MMKSI. Semua komponen pengganti dan biaya pemasangannya gratis.

"Program itu masih berjalan sudah mencapai 71 persen. Namun, praktis hingga kini sudah tidak ada keluhan dari konsumen," kata Boediarto, General Manager of After Sales Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), saat jumpa pers daring, kemarin.

Masih ada sekitar 29 persen yang belum diganti, maka itu MMKSI mengimbau konsumen yang kendaraannya masuk dalam kampanye perbaikan ini langusng datang saja ke diler resmi untuk dilakukan perbaikan dan penggantian. Hal ini bisa dilihat dari ID produk fuel pump sesuai dengan daftar mobil terlibat pada program dengan ditemukan gejala dan kriteria berdasarkan pemeriksaan diler.

"Sekarang sudah tidak ada konsumen yang memgeluhkan masalah ini, tapi kami tetap menjalankan program ini bagi konsumen yang masuk kampanye ini," tegas dia.

MMKSI menyebutkan berdasarkan investigasi, fuel pump di dalam tangki bisa berhenti beroperasi, sehingga berpotensi mesin tidak dapat dinyalakan atau berhenti bekerja.

Kemungkinan penyebabnya adalah impeller (baling-baling) memuai dan berubah bentuk, kemudian bergesekan dengan bagian di sekitarnya, sehingga impeller tersebut berhenti berputar.

Kampanye perbaikan dilakukan untuk pemeriksaan pada label modul fuel pump Xpander dan melakukan pergantian unit fuel pump dengan yang sudah disempurnakan.

Estimasi pelaksanaan pemeriksaan sekitar 1 jam per unit dan proses pemeriksaan dan perbaikan sekitar 2 jam per unit.

(mdk/sya)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami