Mitsubishi Vietnam Recall Xpander Produksi Indonesia sejak 1 Oktober, Ada Apa?

OTOMOTIF | 2 Oktober 2019 15:35 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Mitsubishi Motors Vietnam (MMV) melakukan recall terhadap 14.051 unit mobil Mitsubishi Xpander yang diproduksi di Cikarang, Indonesia, periode produksi 14 Agustus 2018 dan 26 Agustus 2019. Recall ini dilakukan untuk memperbaiki masalah di fuel pump atau pompa bahan bakar, seperti dikutip dalam situs berita vnexpress.net,kemarin (1/10).

Mitsubishi Motors Corporation (MMC), induk usaha MMV, mulai memasarkan model Xpander ke Vietnam pada tahun lalu sejak mobil global ini pertama diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat, pada 2017. Selain Vietnam, small MPV ini juga diekspor ke Filipina dan Thailand.

Juru bicara pabrikan otomotif asal Jepang ini menjelaskan, terdapat kesalahan pada komponen impeller plastik yang berada di dalam pompa bahan bakar yang mengakibatkan impeller itu mengembang, sehingga bisa menghentikan pompa berputar. Dampaknya, mesin mobil small MPV andalan Mitsubishi itu berhenti atau gagal untuk hidup (fail to start).

Recall ini dimulai sejak Selasa, 1 Oktober tahun ini, hingga 30 September 2021. Mitsubishi Motors akan mengganti komponen pompa bahan bakar ini di semua unit kendaraan di seluruh diler resmi secara gratis alias bebas biaya.

Pengganti komponen ini berlangsung selama 72 menit, kata juru bicara perusahaan sambil menambahkan bahwa seluruh Xpander yang diproduksi setelah 26 Agustus 2019 aman, karena menggunakan komponen pompa bahan bakar baru.

Berdasarkan data Asosiasi Pabrikan Otomotif Vietnam, Mitsubishi menjual 16.386 unit kendaraan pada periode Januari-Agustus tahun ini dengan pangsa pasar 8,5 persen. Model Xpander mencatat penjualan 9.904 unit.

©2019 Merdeka.com

Pabrik Xpander di Vietnam

Sebelumnya, Osamu Masuko, Chairman MMC, menyatakan model Xpander akan diproduksi di Vietnam pada 2020 setelah Indonesia.

Mitsubishi Xpander merupakan mobil small MPV global pertama MMC yang diproduksi di Indonesia pada 2017. Sejak akhir tahun itu pula, model ini dipasarkan ke kawasan Asia Tenggara. Mobil ini masuk pasar Vietnam pada Oktober 2018 dan langsung menjadi produk kunci penjualan Mitsubishi Vietnam dengan penjualan 14 ribu unit pada tahun fiskal 2018. Jumlah tersebut tumbuh dobel dibandingkan periode sebelumnya. Penjualannya tetap kuat pada tahun fiskal 2019.

"Kami ingin memulai upaya baru di pasar otomotif Vietnam dengan memproduksi mobil berkualitas tinggi dan memenuhi kustomer Vietnam," kata Masuko dikutip dari laman MMC, medio September.

Masuko optimistis upaya ini akan membuuat bisnis Mitsubishi di Vietnam akan mengalami pertumbuhan berkelanjutan. Selama ini Mitsubishi Motors Vietnam sudah memiliki fasilitas perakitan untuk model SUV Outlander.

(mdk/sya)