Mitsubishi Xpander dan Motor Honda Dominasi Belanja Iklan TV per Oktober 2019

OTOMOTIF | 6 Desember 2019 18:48 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Mitsubishi Xpander menjadi merek mobil yang mengeluarkan belanja iklan terbesar di TV nasional, yakni Rp 113,7 miliar periode Januari-Oktober tahun ini. Merek kedua ditempati oleh All New Nissan Livina dengan belanja iklan Rp 105,8 miliar dan tempat ketiga diisi Wuling Almaza dengan total iklan Rp 73,8 miliar.

Peringkat keempat dan kelima, masing-masing diisi oleh Grand New Xenia dan All New Suzuki Ertiga dengan total belanj iklannya, Rp 61,3 miliar dan Rp 39,59 miliar.

Demikian hasil riset Adstensity terhadap kelompok lima besar merek mobil yang memiliki belanja iklan terbanyak periode Januari-Oktober tahun ini yang disampaikan pada Merdeka.com, Jumat (6/12).

1 dari 1 halaman

Motor Honda Dominasi Belanja Iklan

 /></p>
<p style=2015 Welovehonda.com

Sementara untuk sepeda motor, merek yang paling besar belanja iklannya adalah Yamaha senilai Rp 152,5 miliar. Namun, di peringkat kedua, keempat, dan kelima diisi oleh model Honda.

Detailnya, Honda Genio di peringkat kedua dengan belanja iklan Rp 87,4 miliar. Sementara peringkat ketiga ditempati oleh Suzuki dengan Rp 58,4 miliar dan Honda ADV 150 di peringkat keempat dengan Rp 57 miliar. Sedangkan posisi kelima kembali diisi oleh Honda Vario dengan total belanja iklan Rp 39,12 miliar.

Perlu diketahui, data statistik belanja iklan tersebut diperoleh Adstensity berdasarkan rekaman semua iklan televisi di 13 stasiun tv nasional, yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNCTV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, Kompas TV, NetTV, dan TVRI.

Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto. Data ini juga tidak memberikan informasi apabila ada diskon atau potongan harga atau deal-deal lain dalam praktik bisnis antara pemasang iklan dan stasiun TV yang bersangkutan, di luar dari tarif iklan yang telah ditetapkan.

Selain itu, penyebutan nama-nama produk di atas tidak dimaksudkan untuk tujuan komersial atau soft campaign, namun hanya sebagai dukungan informasi semata. Adstensity merupakan produk monitoring iklan televisi milik PT SIGI Kaca Pariwara.

(mdk/sya)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.