Paket Smart Ini Bikin Tersenyum Pemilik Mitsubishi Xpander untuk Biaya Perawatan

Paket Smart Ini Bikin Tersenyum Pemilik Mitsubishi Xpander untuk Biaya Perawatan
Mitsubishi Xpander. ©2018 Merdeka.com
OTOMOTIF | 26 Juli 2022 07:16 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pabrikan otomotif zaman now tak hanya menawarkan konsep mobil keluarga bergaya dan modern, tapi juga layanan purnajual yang andal. Ini bagai paket sempurna bagi konsumen keluarga yang sangat dominan di segmen Low MPV. Produk hebat saja tanpa purnajual yang oke tak cukup di pasar otomotif terkini.

Maka itu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selain punya Xpander yang bergaya juga melengkapi dengan paket purnajual oke: smart package atau paket smart.

Paket smart ini dapat melenakan pemilik Mitsubishi Xpander. Betapa tidak, paket ini membuat pemilik Mitsubishi Xpander bebas dari biaya servis dan biaya jasa selama 4 tahun atau hingga 50.000 km. Alhasil kantong konsumen Xpander makin hemat. Apalagi ada jaminan 100 persen suku cadang asli.

Menariknya, kepemilikan paket smart ini tidak hanya berlaku bagi perorangan. Sebab fleet hingga perusahaan pun bisa bila ingin mengandalkan kendaraan Mitsubishi sebagai armada.

Oya, selama kendaraan masuk masa garansi resmi Mitsubishi Motors, maksimal di bawah 20.000 km, konsumen bisa membeli paket smart sesuai kebutuhan. Harganya pun terjangkau ketimbang melakukan kunjungan perawatan rutin tanpa menggunakan paket tersebut.

Misalnya, paket smart silver hanya dijual Rp 2.652.000. Biaya ini meliputi engine flush, perawatan berkala kunjungan pertama 1.000-10.000 km, dan perawatan berkala 20.000- 50.000 km. Serta mendapat pula pelumas MMGO dan minyak rem serta perlindungan kecelakaan diri termasuk asuransi ban bila sewaktu-waktu terjadi insiden di jalan.

Eichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division MMKSI, menjelaskan kami ingin kustomer tidak perlu khawatir tentang biaya perawatan berkala dalam waktu tertentu.

Berdasarkan survei kami, jika dibandingkan model Low MPV lain untuk biaya perawatan hingga 100.000 km, kustomer Xpander mendapat keuntungan, yakni hemat 25 persen untuk biaya perawatan. Plus ada garansi kendaraan penuh selama 3 tahun atau 100.000 km. Ini bukti kami sangat percaya diri dengan mobil kami.

"Jika ada keadaan darurat, kami punya customer service 24 jam yang siap membantu. Kami berupaya memberikan kenyamanan bagi seluruh kustomer," ujar Hamazaki dalam keterangannya, kemarin.

Menurutnya, inilah yang membedakan Xpander dengan mobil-mobil MPV lainnya yang memang bebas biaya jasa, tapi tetap memungut biaya untuk penggantian komponen serta pelumas. "Hal itu membuat pemilik Mitsubishi Xpander bisa bebas khawatir ke bengkel Mitsubishi untuk perawatan rutin. Mereka tidak perlu lagi menduga-duga berapa biaya yang akan dihabiskan untuk merawat mobil kesayangan mereka."

Trend Setter

Hal tersebut juga diamini oleh Didi Dwiputro Zakaria, pendiri komunitas Xpander X-MOC.

Dalam laman Mitsubishi Indonesia, Didi mengatakan Xpander sangat representatif untuk sebuah mobil Low MPV yang diakui teman-teman yang memilikinya. Ini terungkap tidak lama setelah komunitas X-MOC didirikan.

“Enggak bikin malu lah performanya. Bahkan menjadi trend setter. Coba perhatikan pada saat awal mobil ini tampil dengan gaya desain yang menggabungkan unsur gaya tampilan SUV dengan MPV berpenggerak roda depan. Akhinrya kompetitor meniru desain Xpander kan. Dari desain dan sistem penggerak roda, Mitsubishi Xpander itu trend setter,” ungkapnya.

Hamazaki-san menambahkan untuk meningkatkan terus kenyamanan dan keandalannya, pada New Xpander telah dilakukan beberapa perubahan terutama pada sistem suspensi dan transmisinya. Perubahan itu didasarkan pada kebutuhan dan saran konsumen. Alhasil pengalaman berkendara dengan Xpander lebih baik dan nyaman serta efisiensi tinggi.

"Perubahan dari suspensi dilihat dari ukuran shock absorber belakang yang lebih tinggi, yang diambil dari model Pajero Sport. Kemudian high performance bar yang ada di Xpander dan Xpander Cross menggunakan desain mobil eropa. Berkat perubahan ini, driving-nya menjadi lebih nyaman. Semakin stabil di jalan yang kurang halus dan kasar serta makin sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia," pungkas dia.

(mdk/sya)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini