Pangsa Pasar Daihatsu Naik Jadi 17,3 Persen Selama 'Tahun Pandemi'

Pangsa Pasar Daihatsu Naik Jadi 17,3 Persen Selama 'Tahun Pandemi'
booth daihatsu di giias 2018. ©2018 Merdeka.com
OTOMOTIF | 13 Januari 2021 15:44 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Penjualan otomotif pada 2020 tercatat 578 ribu unit, turun 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam konteks kontraksi pasar akibat pandemi Covid-19, Daihatsu kokoh di peringkat kedua teresar di pasar dengan volume penjualan ritel 100.026 unit di Januari-Desember 2020. Turun 44 persen dari penjualan Dauhatsu tahun sebelumnya. Namun, Pangsa pasar Daihatsu naik 0,3 persen menjadi 17,3 persen

Amelia Tjandra, Marketing Director-Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan kinerja Daihatsu lebih baik di tahun pandemi dibandingkan pasar otomotif nasional, sehingga pangsa pasar kami naik sebesar 0,3 persen menjadi 17,3 persen.

“Daihatsu bersyukur dapat menutup tahun 2020 dengan pangsa pasar 17,3 persen. Penurunan penjualan Daihatsu juga masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar secara nasional. Dengan hasil ini, kami optimistis di tahun ini,” ujar Amelia Tjandra, dalam rilisnya, Rabu (13/1).

Penjualan Daihatsu selama tahun lalu didominasi oleh tiga model utama. Yakni Sigra dengan penjualan ritel 26.219 unit atau berkontribusi 26,2 persen.

Diikuti Gran Max Pick-Up 24.297 unit (24,3 persen), dan Terios 14.493 unit (14,5 persen).

Berikutnya adalah Ayla 12.791 unit (12,8 persen), Xenia 9.231 unit (9,2 persen), Gran Max Minibus 10.179 unit (10,2 persen), dan Luxio-Sirion 2.816 unit (2,8 persen). (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami